Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 23 Agustus 2017

Potensi Zakat Seperti 'Raksasa Sedang Tidur'

Hedi Ardia Minggu, 13/08/2017 15:43 WIB
Potensi Zakat Seperti 'Raksasa Sedang Tidur'
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com, SOREANG - Besarnya potensi zakat untuk menggerakan ekonomi masyarakat mendorong Pemkab Bandung agar instansi terkait membentuk unit-unit pengumpulan zakat (UPZ) di lingkungan kantor pemerintah daerah, kecamatan sampai tingkat desa/kelurahan.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, potensi zakat di Kabupaten Bandung lir ibarat ‘raksasa yang sedang tidur’ yang apabila dibangunkan akan menjadi potensi luar biasa bagi peningkatan kesejahteraan umat.

"Tujuan utama dari program ini adalah para muzaki yang ada di lingkungan perkantoran, sekolah/madrasah, organisasi, paguyuban, pengusaha, pertanian serta profesi lainnya, ini akan cepat terwujud jika wadah penyalurannya mudah ditemui," kata Dadang, kepada pewarta, Minggu (13/8/2017).

Angka kemiskinan di Kabupaten Bandung menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 7% dari 3,6 juta jumlah total penduduk. Maka, penduduk miskin hanya berjumlah 360.000. Apabila sisanya yang merupakan kalangan menengah mampu mencapai 1 juta orang memiliki kesadaran untuk berinfaq minimal Rp100.000, maka akan terkumpul Rp100 miliar.

Ketua MUI Kabupaten Bandung Kiai Yayan Hasuna Hudaya mendukung program Sabilulungan Gerakan Sejuta Muzaki karena memudahkan penyaluran zakat pribadi, mendorong wajib zakat di lingkungan keluarga, di lingkungan perkantoran, sekolah, pesantren, madrasah, organisasi, paguyuban dan lain-lain.

"Untuk menyalurkan kewajiban zakat disarankan lewat Baznas Kabupaten Bandung. Kami juga aktif menyosialisasikan program ini kepada masyarakat melalui berbagai forum seperti majelis ta’lim, khotbah jum’at, pengajian, peringatan hari besar keagamaan," ucapnya.


Apps Bisnis.com available on: