Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 18 Oktober 2017

Pariwisata Memerlukan Dukungan Swasta & Masyarakat

Hedi Ardia Minggu, 13/08/2017 15:20 WIB
Pariwisata Memerlukan Dukungan Swasta & Masyarakat
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com, SOREANG - Untuk memajukan dunia pariwisata di Kab Bandung, pemerintah setempat meminta adanya kerjasama dari pihak swasta dan masyarakat. Integrasi ketiga pihaknya diyakini akan mengakselerasi fasilitas pendukung sektor pariwisata yang ada.

Sekretatis Daerah (Sekda) Kab Bandung Sofian Nataprawira mengungkapkan, pariwisata dikatakan menonjol karena adanya kunjungan dari wisatawan mancanegara dan bisa dihitung dalam angka-angka statistik dalam kurun waktu tertentu.

"Kalau melihat daerah lain yang perkembangan pariwisatanya lebih dulu menonjol, seperti Bali, Yogya dan yang lainnya, karena adanya komitmen kerjasama dan juga kesadaran dari masyarakat setempat," katanya, saat dihubungi wartawan, Minggu (13/8/2017).

Menurutnya, sektor pariwisata bisa berkembang tidak hanya dari pembangunan fisik tapi yang lebih utama adalah dengan memperkuat karakter budaya masyarakatnya. Umumnya wisatawan terutama wisatawan mancanegara tidak hanya mencari keindahan semata tapi juga ingin melihat karakter budaya asli suatu masyarakat, maka manajemen karakter budaya inilah yang memerlukan inovasi.

Kultural dalam visi Kabupaten Bandung mengandung pengertian nilai-nilai budaya sunda yang melekat dan menjadi jati diri masyarakat, harus tumbuh, berkembang dan lestari, menjadi perekat keselarasan dan stabilitas sosial, serta menjadi benteng pertahanan masyarakat terhadap dampak negatif arus perubahan global.

"Perencanaan pariwisata ke depannya seperti apa harus dipikirkan. Kerjasama pemerintah dengan masyarakatnya dan juga dengan para praktisi pariwisata dan budayanya," ucapnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Agus E. Hanafiah menyampaikan, pariwisata merupakan urusan pilihan, sementara budaya merupakan urusan wajib. Karena tidak semua daerah memiliki potensi pariwisata, akan tetapi bisa dipastikan semua daerah memiliki potensi budaya, potensi budaya inilah yang bisa menjadi unggulan masing-masing daerah.

Agus menyebutkan, hasil dari sebuah survey menunjukkan bahwa mayoritas wisatawan mancanegara mengunjungi Indonesia dengan alasan tertarik dengan kebudayaan di Indonesia yang beraneka ragam.

"Garapan di destinasi wisata itu ada tiga, atraksi (alam, buatan dan budaya), aksesibilitas (infrastruktur dan transportasi) dan amenitas (fasilitas umum), maka dari itu jangan hanya mengandalkan pada dinas pariwisata dan kebudayaan saja, karena aksesibilitas dan amenitas bukan ruang garapan dinas ini," paparnya.

Apps Bisnis.com available on: