Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 23 Agustus 2017

KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG: Verifikasi Lahan Memakan Waktu

Wisnu Wage Minggu, 13/08/2017 10:50 WIB
KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG: Verifikasi Lahan Memakan Waktu
Ilustrasi, model kereta cepat produksi China
Antara

Bisnis.com,BANDUNG—Proses verifikasi lahan yang akan masuk dalam penetapan lokasi (penlok) proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung terganjal sejumlah persoalan administrasi.

Ketua Tim Penlok Kereta Cepat Jakarta-Bandung Koesmayadi Padmadinata mengatakan dalam evaluasi terakhir 29 tim khusus yang dibentuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejumlah persoalan lahan di lapangan muncul.

“Ada berbagai persoalan terkait kepemilikan lahan yang harus diselesaikan,” katanya di Bandung, Jumat (11/8).

Menurutnya tim yang disebar ke 29 kecamatan menemukan bahwa proses verifikasi dan sosialisasi yang akan menjadi dasar penerbitan penlok terkendala.

Sejumlah pemilik lahan ditenggarai tidak mau memberikan kuasa baik yang sakit, naik haji atau tak beralamat jelas. “Kalau dari laporan sudah 92% bidang lahan yang kami data,” tuturnya.

 Sebelumnya, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar meminta masyarakat tidak perlu resah dengan proses sosialisasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang tengah digelar.Deddy mengatakan tim penetapan lokasi kereta cepat akan terus melakukan pendataan dan sosialisasi pada masyarakat.

Menurutnya proses ini guna menentukan lahan mana yang akan dibebaskan dari 600 hektar yang dibutuhkan proyek besar tersebut. Pemprov Jabar sendiri menerjunkan 29 tim yang disebar ke 29 kecamatan untuk memproses ini.

"Sedang bekerja, sosialisasi dan juga mengukur dengan tepat tanah masyarakat," tuturnya.

Dia meminta masyarakat tidak perlu resah mengingat proses saat ini adalah upaya pemerintah mencari keterangan dan kebenaran soal para pemilik lahan. Menurutnya proses ini membutuhkan waktu ekstra mengingat luasan yang harus didata begitu banyak.

"Pembebasan tanahnya pemiliknya siapa, tanah masyarakat dimana yang harus dibebaskan," ujarnya.

 

Apps Bisnis.com available on: