Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 19 November 2017

Sosialisasi Rumah Tahan Gempa Perlu Digeber

Hedi Ardia Sabtu, 12/08/2017 10:34 WIB

Bisnis.com, CIMAHI - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) mendorong agar pemerintah daerah ikut menyosialisasikan konsep pembangunan rumah tahan gempa lewat Rumah Instan Sederhana Sehat (Rihsa).

Kepala Seksi Layanan Balai Litbang Tata Bangunan dan Lingkungan. Kementrian PUPR, Muhajirin mengatakan, ke depan BPBD harus menyediakan stok rumah Risha ini sebagai bantuan kepada yang terkena bencana.

"Sementara ini kita bantu pasca bencana dulu, tapi bagi masyarakat yang ingin membangun rumah bisa menggunakan tekhnologi ini. Karena perbedaan Risha dengan rumah biasa hanya pada stuktur bangunannya saja dan bisa dikerjakan oleh siapapun tapi harus melalui pelatihan dulu," katanya, kepada wartawan, Sabtu (12/8/2017).

Menurutnya, Rihsa dapat menjadi solusi untuk rumah di daerah rawan bencana karena tahan gempa dan sudah melalui uji di labolatorium kontruksi struktur di Pusdikbang Pemukiman, ketahanannya bisa menahan getaran sampai 8 skala rikhter.

Sekertaris Daerah Kota Cimahi, Muhammad Yani mendorong BPBD melakukan pengelolaan bencana yang cepat dan efektif. Karena bencana tak bisa dihindari, maka pengelolaannya harus baik, salah satu upayanya masyarakat diberikan pemahaman bagaimana membangun rumah tahan gempa.

Disamping itu, kata Yani, BPBD juga harus melakukan mitigasi lahan untuk pembangunan. Sebab, kata Yani, bangunan sekuat apapun kalau lahannya tidak mendukung akan percuma.

"Misalnya lahannya di pinggir jurang, ini juga harus menjadi perhatian BPBD. Ke depan mungkin penataan bangunan bukan hanya bangunan tahan gempa tapi lahan-lahan yang aman juga jadi perhatian," ucapnya.

Apps Bisnis.com available on: