Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 23 Agustus 2017

Karyawan Di Kantor Ini, Gunakan Helm Motor Saat Bekerja

Ihya Ulum Aldin Jum'at, 11/08/2017 09:25 WIB
Karyawan di Kantor Ini, Gunakan Helm Motor saat Bekerja
Karyawan yang memakai helm motor saat bekerja
Youtube: Caters Clips

Bisnis.com, INDIA - Sebuah video sempat menjadi viral di India. Dalam video tersebut terlihat empat karyawan di sebuah gedung pemerintahan yang bobrok di Bihar, India, dipaksa mengenakan helm sepeda motor saat mereka berkerja.

Alasan para karyawan-karyawan tersebut mengenakan helm, karena atap bangunan yang sudah jelek. Bagian-bagian atapnya sering berjatuhan dan tidak jarang mengenai kepala para karyawan tersebut, karenanya mereka memakai helm, seperti dilansir oleh Odditycentral.com.

Setelah viralnya video tersebut, maka dilakukanlah penyelidikan. Hasilnya mengungkapkan bahwa gedung pemerintah di Areraj, distrik Champaran, dinyatakan berbahaya oleh inspektur keselamatan kerja sejak dua tahun yang lalu. Namun, tidak ada tindakan yang dilakukan untuk memindahkan pekerja ke tempat yang lebih aman.

"Bagian konstruksi bangunan, sudah dua tahun yang lalu, menyatakan bangunan itu berbahaya dan tidak layak untuk digunakan. Pihak berwenang, bagaimanapun, tidak menemukan akomodasi alternatif untuk memindahkan kantor," kata salah satu karyawan, Amit Kumar Pandey.

Dia menambahkan bahwa situasi semakin parah ketika hujan karena seluruh bangunan bocor, membahayakan keamanan peralatan kantor dan arsip-arsip.

"Masalah ini telah dikomunikasikan ke perwira senior berkali-kali secara tertulis, tapi sia-sia," keluh Amit Kumar.

Tapi air yang mengalir masuk melalui atap bukanlah alasan karyawan memakai helm sepeda motor di kantor pemerintah. Beberapa bagian atap sering jatuh ke kepala mereka. Saat ini kondisi bangunan tersebut makin parah sehingga bagian-bagian atapnya bisa jatuh setiap hari.

"Ini bangunan yang cukup tua. Dinding dan atap bangunan berada dalam kondisi sangat buruk. Air mulai menetes saat hujan turun," kata Parvez Ahmad, karyawan lainnya di gedung tersebut.

"Karena kita tidak bisa absen dari tugas kita, kita semua memutuskan untuk memakai helm. Banyak karyawan mengalami cedera akibat terjatuhnya bagian atap dari langit-langit," tambah Parvez.

Setelah video tersebut beredar, pejabat pemerintah setempat mengumumkan bahwa kantor tersebut akan dipindahkan sesegera mungkin.

Sayangnya pemerintah malah memecat keempat karyawan yang terdapat dalam video karena memberitahu media, alih-alih mencoba menyelesaikan masalah mereka sendiri.

"Kantor akan dipindahkan ke tempat yang lebih aman dalam beberapa hari. Kami telah merencanakan pemindahan kantor segera setelah laporan buruk dari divisi bangunan, namun prosesnya tertunda. Kami telah mengeluarkan pengumuman pemberitahuan kepada petugas yang bersangkutan, memintanya menjelaskan alasan penundaan pemindahan kantor," kata seorang pejabat senior.

"Pemberitahuan tentang peringatan juga telah disampaikan kepada empat karyawan di video tersebut karena membawa masalah mereka ke media dan tidak ke atasan mereka," tambahnya.

Apps Bisnis.com available on: