Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 23 Oktober 2017

Ini Kunci Sukses Ala Menteri Pertanian

Hedi Ardia Selasa, 08/08/2017 17:27 WIB
Ini Kunci Sukses Ala Menteri Pertanian

Bisnis.com, BANDUNG - Tidak ada yang mustahil di dunia ini selama proses yang dijalaninya berjalan maksimal. Pasalnya, tidak ada orang hebat, yang ada hanyalah orang yang mau belajar dan berkorban demi mencapai tujuan.

Kalimat tersebut menjadi kata kunci yang disampaikan Menteri Pertanian era Kabinet Kerja dibawah komando Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Andi Amran Sulaiman saat ditanya mahasiswa baru Telkom University mengenai rahasia kesuksesannya sehingga bisa menjadi seorang pejabat.

"Saya hidup miskin selama 20 tahun. Untuk bisa makan, kami sekeluarga harus menjual batu dulu. Pengalaman pahit itu telah membulatkan tekad kami untuk tidak menyerah dengan keadaan," katanya, saat memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa baru Telkom University, Selasa (8/8/2017).

Menurutnya, untuk menjadi orang sukses rumusnya adalah bermoral, jujur, berani dan bertanggung-jawab, keyakinan kuat, kerja keras dan disiplin. Tidak mendapatkan prestasi di institusi pendidikan formal tidak berarti masa depan suram.

Miliarder seperti Steve Jobs hingga Henry Ford merupakan orang yang gagal di sekolahnya karena dianggap tidak cerdas. Tapi, ada spirit yang terbakar sehingga mereka bisa sukses. Lebih lanjut, dia pun mengimbau kepada para mahasiswa baru agar lebih banyak menghabiskan waktunya untuk belajar ketimbang tidur.

"Kalau bisa tidur itu cukup dua jam saja. Sisanya dipakai belajar dan bekerja keras. Ada baiknya juga kalau kalian jangan minta uang lagi pada orang tua," ucapnya.

Amran dikenal sebagai sosok pembaharu sektor pertanian di saat ia berani memangkas anggaran perjalanan dinas sebesar Rp 4,6 Trilliun. Ia mengalihkan dana segar tersebut untuk merawat pertanian dengan membangun jaringan irigasi tersier dan sebagian lagi digunakan untuk pengadaan pupuk.

Doktor Ilmu Pertanian ini memiliki satu tekad agar program kerja mencapai hasil. Ia ingin masyarakat Indonesai dapat berswasembada pangan dalam dua atau paling lambat tiga tahun ke depan.

Apps Bisnis.com available on: