Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 22 Oktober 2018

Di Bandung, Menkominfo Tegaskan Telegram Dibuka Lagi Pekan Depan

Hedi Ardia Kamis, 03/08/2017 14:17 WIB
Di Bandung, Menkominfo Tegaskan Telegram Dibuka Lagi Pekan Depan
Menkominfo Rudiantara
Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan pihaknya tidak akan menutup aplikasi atau media sosial selama operatornya mau bekerjasama dengan pemerintah dalam menangkal radikalisme dan terorisme.

Pernyataan itu disampaikan Rudi saat membuka World Stamp Exhibition 2017 di Trans Convention Center, Bandung, Kamis (3/8/2017).

"Kalau permintaan kita diakomodir dan dianggap selesai, minggu depan bisa dibuka lagi (Telegram)," katanya, kepada wartawan.

Seperti diketahui, pada Selasa (1/8/2017) lalu CEO Telegram, Pavel Durov menyambangi kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Rudiantara. Kedatangannya untuk menindak lanjuti penutupan website Telegram di Indonesia.

Menurutnya, salah satu dari pertemuan itu, sang pemilik berjanji akan memperbaiki dan memenuhi permintaan pemerintah. Karena alamatnya dicantumkan, maka pemerintah siap membuka kembali aplikasi tersebut.

"Ke depanya kita membuka komunikasi dengan semuanya. Kemarin saya ketemu dengan facebook juga menyampaikan hal yang sama. Beberapa hari ke depan dengan Google. Jadi, ditutup itu kalau tidak ada kerjasama dan terjadi pembicaraan," ujarnya.

Apabila ada kerjasama lebih bagus, lanjutnya, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menutup atau melarang masyarakat menggunakan aplikasi atau mengakses websitenya tertentu.

"Semua harus bergerak dalam menangkap hoax. Karena kejadiannya di masyarakat ya masyarakat yang harus lebih aktif," paparnya.