Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 27 Mei 2018

Efek Macet Tol Jakarta-Cikampek, 590.000 Kendaraan Melintas Per Hari

Wisnu Wage Selasa, 01/08/2017 09:25 WIB
Efek Macet Tol Jakarta-Cikampek, 590.000 Kendaraan Melintas Per Hari
Ilustrasi
Bisnis

BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sejumlah rencana aksi jangka panjang guna mengatasi kemacetan parah di Tol Jakarta-Cikampek yang diprediksi akan terjadi pada 2019.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Deddy Taufik mengatakan kemacetan akibat empat proyek infrastruktur strategis yang dibangun pada koridor yang sama di tol tersebut sudah dikeluhkan banyak pihak, terutama para pelaku bisnis di kawasan industri sepanjang Bekasi-Karawang. 

“Beban tol ini sudah sangat tinggi, lalu lintas harian rata-rata sudah mencapai 590.000 kendaraan,” katanya pada bisnis, Senin (31/7).

Pembangunan empat  proyek strategis  yakni pembangunan jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek, Simpang Susun Tol Cibitung-Cilincing, dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang berlangsung dalam jangka waktu 2 tahun harus ditangani utuh bukan hanya oleh PT Jasa Marga. 

"Apabila tidak diantisipasi segera maka akan dapat menganggu layanan transportasi angkutan barang dan penumpang,” paparnya.

Dia menilai dampak pembangunan tersebut akan menimbulkan permasalahan lalu lintas yang perlu ditindaklanjuti. Hal itu mengingat area tersebut merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktifitas industri dan perdagangan yang cukup besar. “Ditambah hingga 2019 akan ada momen dua kali mudik Idul Fitri, peningkatan volume kendaraan sangat besar,” tuturnya.

 

Apps Bisnis.com available on: