Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 19 November 2017

DAU Dipangkas, Pemprov Jabar Siapkan Langkah Penghematan

Wisnu Wage Minggu, 30/07/2017 09:44 WIB
DAU Dipangkas, Pemprov Jabar Siapkan Langkah Penghematan
Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat Gedung Sate
Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap melakukan penghematan jika wacana pengurangan dana alokasi umum (DAU) sebesar 3-4% oleh Pusat direalisasikan.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan pengurangan DAU diakui membuat pihaknya cemas mengingat beban anggaran provinsi pada APBD Perubahan 2017 dan APBD 2018 cukup berat.

“Kalau daerah banyak teriak, ya sama juga. Tapi kita akan lakukan lagi penghematan seperti tahun kemarin,” ujarnya pada bisnis di Bandung, Jumat (28/7).

Langkah penghematan dilakukan karena pada 2016 lalu pihaknya berhasil menutup kekurangan anggaran meski saat itu DAU dikurangi hingga mencapai Rp400 miliar. Pengurangan ini tertutupi setelah pihaknya menggenjot pendapatan lewat e-Samsat dan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor.

“Jadi tahun lalu kita tidak mengalami pengurangan, karena di sisi lain pendapatan lewat e-samsat itu mencukupi,” paparnya.

Sektor pendapatan yang disumbang Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tersebut mencapai Rp395 miliar sementara sisanya ditutup dari retribusi dan penghematan lelang. Menurutnya sektor pajak kendaraan tetap akan menjadi penyelamat kekurangan anggaran.

“Tidak ada lagi jalan keluarnya, kita genjot lagi terutama kendaraan motor tidak melakukan daftar ulang masih 1 jutaan,” tuturnya.

Namun pihaknya mengaku masih khawatir meski sektor pendapatan digenjot mengingat dalam waktu yang sama tunjangan DPRD direncanakan naik. Meski belum ada hitungan pastinya, naiknya tunjangan ini menambah beban pengeluaran besar pada 2018 mendatang.

“PP-nya sudah ada, mau tidak mau kita jalankan. Ini butuh kepiawaan mengatur anggaran,” katanya.

Apps Bisnis.com available on: