Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 21 Juni 2018

PELABUHAN PATIMBAN: Aher Tunggu Janji Kemenhub Bebaskan Lahan

Wisnu Wage Jum'at, 28/07/2017 09:45 WIB
PELABUHAN PATIMBAN: Aher Tunggu Janji Kemenhub Bebaskan Lahan
Ahmad Heryawan
istimewa

Bisnis.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempertanyakan rencana tindaklanjut pembebasan lahan proyek Pelabuhan Patimban, Subang.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan proses pembebasan lahan sudah bisa dimulai sejak saat ini mengingat kewajiban provinsi mengeluarkan penetapan lokasi sudah selesai.  Penlok tersebut jadi pedoman pembebasan lahan, dimana anggarannya ada di Kementerian Perhubungan.

“Kita kemarin digesa-gesa menyelesaikan penlok, sekarang tugas provinsi sudah selesai,” katanya di Bandung, Kamis (27/7/2017).

Menurutnya meski penlok sudah siap sejak Mei hingga akhir Juli ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) belum bergerak karena menunggu proses pencairan anggaran di Kemenhub. Karena tugas Pemprov Jabar sudah selesai, kini proses selanjutnya pembangunan Patimban ada di kementerian. “Bagaimana mau menekan kan sudah selesai penloknya,” tuturnya.

Heryawan mengaku pihaknya berharap jika persyaratan di lapangan sudah selesai, maka pihak Pusat segera mempercepat proses. Hal ini mengingat kebutuhan industri di Jabar melakukan eksport dan import sudah mendesak dan akan beralih dari Tanjung Priok ke Patimban. “Kita juga ingin cepat agar pencatatan eksport import tercatat di Jawa Barat,” ujarnya.

Sebelum proses pembebasan lahan dimulai, Heryawan memastikan Pemprov sudah memberikan pengertian pada masyarakat terdampak pelabuhan.

“Kita sudah bertemu dengan masyarakat menjelaskan tentang dampak ekonomi jika sudah jadi Pelabuhan Patimban. Ini adalah sebuah proses yang sangat baik karena masyarakat merespon dengan positif,” katanya.

Dia menjanjikan pihaknya bersama Pemkab Subang akan melaksanakan tugas dengan sangat cepat bahkan di luar kebiasaan pengerjaan proyek pembangunan yang lain. Karena itu kecepatan ini bisa diimbangi oleh langkah pusat.

“Pasti kita akan melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan sebagai tugas provinsi,” cetusnya.