Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 24 November 2017

Upah Sektor Garmen, Apindo Beri Waktu Satu Pekan

Hedi Ardia Minggu, 16/07/2017 15:58 WIB
Upah Sektor Garmen, Apindo Beri Waktu Satu Pekan
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Apindo Jawa Barat memberi waktu satu pekan kepada Gubernur Jawa Barat agar segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) mengenai penetapan upah padat karya tertentu untuk empat wilayah di Jawa Barat. Pasalnya, apabila SK itu tak kunjung keluar secepatnya, 97.569 karyawan akan kehilangan pekerjaan.

Ketua Apindo Jawa Barat Deddy Widjaya mengungkapkan, pihaknya pada Kamis (13/7) lalu telah duduk bersama dengan Pemprov Jabar, Kementerian Tenaga Kerja dan disaksikan oleh pengurus Apindo dari empat wilayah yang mengajukan keberatan upah 2017 yakni Kota Depok, Bekasi, Kab Purwakarta dan Bogor, Apindo pusat dan BKPM yang dimediasi Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

"Hasil pertemuan sepakat untuk ada solusi. Saat ini kami sedang menunggu SK Gubernur yang bakal dikeluarkan dalam minggu ini," katanya, kepada wartawan, Minggu (16/7/2017).

Kasus ini terjadi, akibat Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan enggan menandatangani surat penetapan upah minimum sektor provinsi garmen/pakaian jadi tahun 2017 untuk empat wilayah.  Padahal, sejak 2014 hingga tahun kemarin perusahaan yang ada di empat wilayah itu mendapatkan pengecualian dalam pelaksanaan UMK.

Perusahaan garmen terancam berhenti beroperasi apabila tidak kunjung mendapatkan surat penetapan dari gubernur. Pasalnya, buyer menyaratkan adanya SK pelaksanaan upah apabila perusahaan dinegara manapun ingin mendapatkan order.

"Makanya, hasil kesepakatan ini sudah kami sampaikan kepada buyer. Begitu SK keluar, akan langsung dilayakan ke buyer," ucapnya.

Apps Bisnis.com available on: