Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 24 Oktober 2017

Pascalebaran, Pemohon Kartu Pencari Kerja Melonjak

Hedi Ardia Rabu, 12/07/2017 18:22 WIB
Pascalebaran, Pemohon Kartu Pencari Kerja Melonjak
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com, CIMAHI - Jumlah pencari kerja di Cimahi pasca lebaran mengalami peningkatan. Hal itu diketahui dengan tingginya warga pemohon AK 1 atau yang dulu dikenal dengan nama kartu kuning.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi Supendi mengungkapkan, setelah libur lebaran, warga pemohon AK 1 melonjak. Kartu kuning atau AK 1 berfungsi sebagai persyaratan untuk melamar pekerjaan.

"Untuk jumlahnya, pertama masuk kerja terhitung tanggal 3 Juli itu ada sekitar 200 orang yang membuat AK 1 setiap harinya, sampai sekarang berarti sudah ada sekitar 1500 orang," katanya, kepada wartawan, Rabu (12/7/2017).

Supendi melanjutkan, dengan 100 lebih perusahaan yang ada di Kota Cimahi, sebetulnya ketersediaan lapangan kerja masih terbuka. Tapi, hal tersebut juga bergantung pada fluktuasi pasar internasional.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 14.000 lebih penganggur. Jumlah penganggur tersebut kemungkinan masih akan terus bertambah mengingat adanya pendatang yang masuk ke Kota Cimahi pasca libur lebaran.

"Cimahi ini bisa dibilang mulai menarik untuk masyarakat urban yang berasal dari luar Kota Cimahi dan sekitarnya. Jadi pemerintah juga harus siap dengan segala konsekuensinya, karena Cimahi terbuka untuk siapapun," ungkapnya.

Banyak faktor penyebab tingginya pengangguran diantaranya ada yang sebelumnya sudah bekerja di satu perusahaan tapi kemudian keluar karena tidak betah dan berbagai keluhan lainnya.

"Ada juga yang memang mereka malas mencari kerja, ada yang bekerja tapi habis kontraknya, akhirnya dia jadi penganggur karena kontraknya tidak diperpanjang oleh perusahaan," tambah Supendi.

Dengan jumlah penganggur yang lumayan banyak, Disnakertrans Kota Cimahi terus menggodog program pengentasan pengangguran. Upaya untuk mengentaskan pengangguran salah satunya dengan mempersiapkan SDM di Kota Cimahi agar siap bersaing mencari kerja sejak SMP.

"Kalau orang mampu ingin kuliah, maka masuklah ke SMA, tapi kalau ingin bekerja, maka masuklah ke SMK. Khusus untuk yang SMK, kami juga akan fasilitasi dengan bursa kerja khusus atau BKK. Nanti dengan adanya BKK, bisa merekrut sekitar 80 persen calon pencari kerja dari setiap SMK," paparnya.

Apps Bisnis.com available on: