Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 17 Oktober 2017

DKI-Jabar Sepakat Berbagi Porsi Participating Interest Blok ONWJ

Wisnu Wage Senin, 10/07/2017 19:18 WIB
DKI-Jabar Sepakat Berbagi Porsi Participating Interest Blok ONWJ
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (tengah) disaksikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pembagian Besaran Participating Interest (PI) 10% pada Wilayah Kerja Offshore North West Java (WK ONWJ) di Gedung Sate
Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta menemui kesepakatan pembagian porsi participating interest (PI) 10% wilayah kerja blok offshore north west java (ONWJ).

Kesepakatan ini tertuang dalam nota kesepahaman bersama antara Pemprov Jabar dan DKI dimana pengelolaan PI ini akan dilakukan BUMD PT Migas Hulu Jabar dan PT Jakarta Propertindo di Gedung Sate Bandung, Senin (10/7).

Penandatanganan kesepakatan dilakukan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat disaksikan Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi.

Dalam kesepakatan tersebut DKI akan mendapat 20,29% sementara Jabar 62,13% akan dibagi lagi dengan empat kabupaten dimana masing-masing porsinya antara lain, Pemprov Jabar 79,91%, Indramayu 4,71%, Subang 2,93%, Karawang 8,24% dan Bekasi 1,70%.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan kesepahaman yang terjalin antara Jabar dan DKI datang dari kesepahaman yang sudah dibangun di daerah. Menurutnya dengan kesepakatan ini menjadikan pihaknya tak lagi hanya jadi penonton ONWJ. “Sekarang ada bagi hasil migas tapi ada juga deviden,” paparnya.

Dengan mengantongi PI 10%, Heryawan menjanjikan pihaknya bersama 4 kabupaten akan terlibat secara penuh. Dia berharap setelah kesepakatan ini ditandatangani maka dalam proses selanjutnya bisa lebih cepat mengingat deviden awal ONWJ sudah bisa diperhitungkan masuk dalam APBD 2018. “Tahun depan kita sudah bisa menghitung berapa deviden yang masuk APBD kita,” tuturnya.

 

Apps Bisnis.com available on: