Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 17 Oktober 2017

Rencana Kenaikan Tarif Ekonomi Dibatalkan

Hedi Ardia Jum'at, 07/07/2017 10:32 WIB
Rencana Kenaikan Tarif Ekonomi Dibatalkan
KA ekonomi
Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - PT KAI (Persero) mengungkapkan rencana menaikkan tarif KA Ekonomi bersubsidi dipastikan batal dilakukan. Dengan demikian, pihaknya akan kembali memakai tarif semula.

Sebagaimana kabar sebelumnya yang berdasar pada Permenhub RI No.PM 42 tahun 2017 bahwa KA-KA Ekonomi bersubsidi akan mengalami penyesuaian tarif mulai tanggal 07 Juli 2017.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus mengungkapkan, hal tersebut tidak jadi dilaksanakan sehingga masyarakat masih bisa naik kereta ekonomi dengan tarif lama berdasar pada Permenhub RI No.35 tahun 2016.

Di Daop 2 sendiri ada empat kereta ekonomi bersubsidi dengan berbagai tujuan. Keempat kereta tersebut antara lain KA Pasundan rute Kiaracondong-Surabaya Gubeng tarif masih tetap Rp94.000.

Selain itu, ada KA Kahuripan rute Kiaracondong - Blitar tarif masih tetap Rp84.000, KA Serayu rute Kiaracondong - Purwokerto dan Kiaracondong - Pasar Senen tarif masih tetap Rp67.000 dan KA Kutojaya Selatan rute Kiaracondong - Kutoarjo tarif masih tetap Rp62.000

Joni menyampaikan banyak perbaikan pelayanan yang telah dilaksanakan PT KAI dalam KA Ekonomi mulai dari pembatasan kapasitas angkut, pelayanan kebersihan, pendingin ruangan, dan colokan listrik disetiap deret bangku.

Pada Angkutan Lebaran 2017, KA-KA Ekonomi bersubsidi ini menjadi salah satu kereta favorit masyarakat. Tingkat keterisiannya selama masa Angkutan Lebaran rata-rata selalu mencapai 100%. Dengan tarif murah dan tingkat kenyamanan yang semakin membaik, Joni berharap masyarakat senantiasa kembali menggunakan sarana trasnportasi ini.

Berkaitan dengan tarif sebelumnya yang sudah tercetak di sistem dan sudah dibeli masyarakat untuk keberangkatan mulai 7 Juli, Joni menyampaikan bahwa bea kelebihan tarif tiket KA Ekonomi bersubsidi tersebut akan dikembalikan.

"Kelebihan tarif KA Ekonomi bersubsidi bisa diambil penumpang di stasiun tujuan dengan memperlihatkan tiket boarding pass kepada petugas loket. Adapun batas pengambilan kelebihan tarif adalah 3 hari setelah kedatangan kereta di stasiun tujuan," paparnya.

Apps Bisnis.com available on: