Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 14 Desember 2017

PILGUB JABAR: PDIP Buka Kemungkinan Koalisi Bareng Golkar

Wisnu Wage Selasa, 20/06/2017 10:28 WIB
PILGUB JABAR: PDIP Buka Kemungkinan Koalisi Bareng Golkar

Bisnis.com,BANDUNG--Ketua DPP PDI Perjuangan Anderas Hugo Fereira mengatakan hingga saat itu partai tempatnya bernaung masih melakukan pemantauan secara aktif tentang sosok yang dianggap pantas untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat pada 27 Juni 2018 mendatang.

Sosok yang dia maksud tengah berada dalam pantauan partai berlambang kepala banteng tersebut adalah Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Selain itu, terdapat nama politisi Partai Demokrat yang hari ini tengah menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI, Dede Yusuf.

“Pak Dedi Mulyadi sedang kita pantau, termasuk Pak Ridwan Kamil juga. Keduanya punya kans bagus karena fokus bekerja untuk masyarakat. Ada juga Pak Dede Yusuf. Semua berpeluang kami usung,” jelas Andreas kepada awak media, Senin (19/6/2017).

Diantara ketiganya, Andreas mengaku telah menjalin komunikasi aktif dengan Partai Golkar untuk membentuk koalisi di Pilkada Jawa Barat. Namun, komunikasi tersebut belum pernah ia publikasikan ke media.

“Sudah dong, secara formal dan informal sudah kami lakukan. Tapi kan tidak semua hasil komunikasi antara PDIP dan Golkar harus kita publikasikan,” ucapnya.

Untuk memenangkan Pilkada Jawa Barat, Andreas menambahkan bahwa partainya tengah membuat skema simulasi sosok yang akan diusung nanti. Hal ini dilakukan juga dengan tujuan membuat komposisi calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur yang memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertarungan.

“Pada intinya, kami sedang memetakan komposisi cagub dan cawagub. Ada beberapa simulasi, siapa berpasangan dengan siapa, kayak main catur saja, kalau lawannya ini, maka pasang itu,” imbuhnya.

Meski berbekal 20 kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat dan dapat mengusung satu paket pasangan tanpa koalisi dengan partai lain, Andreas menjelaskan bahwa PDI Perjuangan tidak boleh jumawa. Gabungan partai koalisi menurut dia, akan memberikan peluang kemenangan yang lebih besar.

“Iya, mengusung sendiri pun bisa, tetapi kan gotong royong itu lebih baik, jadi bisa saja nanti berkoalisi dengan Partai Golkar dan PKB di Pilgub Jawa Barat ini, abis lebaran kita lihat perkembangannya,” pungkasnya.

Apps Bisnis.com available on: