Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 19 Oktober 2017

Jabar Tingkatkan Layanan Tera

Wisnu Wage Selasa, 20/06/2017 10:21 WIB
Jabar Tingkatkan Layanan Tera
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggenjot layanan mengenai tera, tera ulang dan metrologi legal meski kewenangan sudah beralih ke kabupaten/kota.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menginginkan masyarakat mendapatkan kepastian bahwa barang yang dibeli sesuai dengan berat atau kapasitas yang tertera pada barang dan tidak ada kebohongan atau pengurangan takaran.

Menurutnya untuk membangun kenyamanan masyarakat saat bertransaksi, pihaknya akan menurunkan petugas tera dan tera ulang ke lapangan."Tentu di hari tertentu para petugas atau pengawas akan langsung turun ke lapangan dengan membawa tera ulang langsung mengukur karena boleh jadi di lapangan masih ada pelanggaran," ujarnya di Bandung, Senin (19/6).

Aher berharap dengan dialihkannya wewenang pelayanan tera, tera ulang dan metrologi legal dari pemerintah Provinsi ke pemerintah Kabupaten dan Kota pelayanan kepada masyarakat akan semakin meningkat. Para pedagang pun nantinya akan diberikan edukasi, jangan sampai mereka merasa beruntung ketika kiloan tidak seimbang.

Dia memastikan kedepan seluruh alat takar dan timbang serta alat hitung akan di tera ulang. Selain itu akan disediakan pula layanan timbang ulang di tiap-tiap pasar tradisional dan modern."Setelah mereka mendapatkan barangnya harus disediakan layanan timbang ulang siapa tahu ada kekurangan kan, kalau ada langsung komplen ke penjualnya saat itu juga," jelasnya.

Penandatanganan naskah kesepakatan bersama tentang pelayanan tera, tera ulang dan pengawasan metrologi legal telah diatur dalam UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang mengubah secara fundamental urusan pelayanan tera, tera ulang dan pengawasan metrologi legal yang semula urusan Pemerintah Provinsi beralih menjadi urusan pemerintah Kabupaten dan Kota.

Pelayanan tera, tera ulang dan pengawasan metrologi legal bagi Kabupaten dan Kota yang belum mampu menyelenggarakan agar melalukan kerjasama antar daerah yang telah siap."Kerjasama antar daerah tersebut nanti akan difasilitasi oleh Pemprov Jabar," ujarnya.

Apps Bisnis.com available on: