Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 21 Agustus 2017

OJK Salurkan 100 Polis Asuransi Mikro

Hedi Ardia Selasa, 20/06/2017 13:23 WIB
OJK Salurkan 100 Polis Asuransi Mikro
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com, SOREANG - Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Barat menyalurkan 100 Polis Asuransi Mikro, 10 Sertifikat Agen Laku Pandai dan penyaluran 5 Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Katata.

Kepala OJK Regional II Jabar selaku pengarah TPAKD Jabar, Sarwono mengungkapkan, di Indonesia terdapat kurang lebih 118 bank umum dan 1.630 BPR, sedangkan jumlah total penduduk Indonesia sekitar 250 juta. Dengan jumlah bank sebanyak itu seharusnya masyarakat Indonesia secara umum mendapat akses keuangan, tapi nyatanya masih belum sesuai harapan.

“Dari survey yang dilakukan OJK pada tahun 2016, tercatat hanya 29% masyarakat yang memiliki pemahaman yang cukup terhadap produk dan layanan jasa keuangan, ini bisa dikatakan sangat rendah dan pemahaman yang rendah ini berkaitan erat dengan masih tertutupnya masalah akses keuangan,” kata Sarwono, kepada wartawan di Soreang, Selasa (20/6/2017).

Ada tiga hal yang menjadi penyebabnya, pertama kurangnya edukasi yang intensif, adanya aturan mengenai agunan dan jarak perbankan yang tidak mudah dijangkau masyarakat desa. Masalah edukasi bukan hanya tanggungjawab OJK tapi juga industri layanan perbankan, ini yang harus terus ditingkatkan.

Upaya pemerintah lewat KUR, sudah memberikan keleluasaan kepada perbankan untuk menyediakan pembiayaan tanpa agunan sampai dengan Rp25 juta. Sedangkan permasalahan jarak, OJK sudah menyediakan fasilitas dengan adanya agen-agen Laku Pandai.

“Dengan adanya agen Laku Pandai yang sudah tersertifikasi akan memudahkan masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan sehingga tidak kesulitan menjangkau bank yang letaknya di kota,” kata Sarwono.

Tahun 2017 ini, lanjut Sarwono, TPAKD Provinsi Jawa Barat mempunyai 2 program, yaitu perluasan akses keuangan bagi para petani karena tema yang diusung masih pada ketahanan pangan.

“Kelompok Tani Katata Kecamatan Pangalengan ini dipilih karena memiliki usaha dan akses pasar yang baik akan tetapi dukungan modalnya yang masih kurang, akses keuangannya masih terbatas, ini yang kami fasilitasi agar mereka lebih maju lagi,” tutupnya.

Kelompok Tani Katata merupakan kelompok petani unggulan dari Kecamatan Pangalengan binaan UNPAD, PT. HERO Supermarket Tbk., Giant dan Bank Indonesia yang memasarkan produk sayurannya di Supermarket Hero, Giant, Pasar Induk di Bandung, Jakarta dan Bekasi.

Apps Bisnis.com available on: