Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 21 Agustus 2017

Dedi Mulyadi Kritik Keras Klaim Warga Jabar Anti Pancasila, Sindir Emil?

Wisnu Wage Senin, 19/06/2017 20:27 WIB
Dedi Mulyadi Kritik Keras Klaim Warga Jabar Anti Pancasila, Sindir Emil?
Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil

Bisnis.com,BANDUNG--Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menanggapi keras adanya pernyataan yang menyebut bahwa jutaan warga Jawa Barat tidak suka bahkan menolak Pancasila sebagai dasar negara.

Ia bahkan menyebut anggapan tersebut sebagai upaya untuk mendeskreditkan warga Jawa Barat.

Hal ini dia sampaikan saat menjawab pertanyaan awak media terkait hal tersebut pada Senin (19/6/2017) di rumah dinas Bupati Purwakarta, Jalan Gandanegara No. 25.

“Saya dengan tegas menolak informasi yang menyebutkan bahwa sebanyak 7 juta warga Jawa Barat itu menolak Pancasila. Kalau itu hasil survei, sample-nya dari mana?. Saya kira pernyataan ini malah cenderung membangun stigma negatif untuk warga Jawa Barat,” jelas Dedi geram.

Berdasarkan hasil pengamatan dirinya berkeliling Jawa Barat selama beberapa tahun terakhir dalam tugasnya selaku Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi mengaku menemukan suasana toleransi antar warga masyarakat. Tipikal masyarakat toleran, imbuh dia, tidak mungkin menolak Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

“Saya sangat percaya kalau masyarakat Jawa Barat mendukung Pancasila, menerimanya sebagai dasar negara dan pedoman. Buktinya, masyarakat Jawa Barat itu punya sikap toleransi yang tinggi,” katanya menambahkan.

Meskipun fakta di lapangan telah membuktikan ada beberapa kasus intoleransi di beberapa daerah, akan tetapi Dedi meyakini bahwa fenomena tersebut tidak lantas menjadikan warga Jawa Barat menolak Pancasila. Sebab, katanya, ada variabel diluar kultur Jawa Barat yang menjadikan sikap intoleransi tersebut terjadi.

“Masyarakat Jawa Barat itu didominasi oleh silent majority, mereka lebih banyak diam saat mendapat berbagai tekanan. Inilah saking tolerannya mereka, kalau pun ada beberapa kasus intoleransi, itu kan pendatang saja yang memulai, orang Sunda itu Pancasilais,” tegasnya.

Dalam rangka mengkonfirmasi kebenaran pernyataan jutaan warga Jawa Barat menolak Pancasila, Dedi mengaku sudah meminta Institut Pancasila yang ia asuh untuk melakukan survei di 5.962 desa di Jawa Barat.

“Abis lebaran kita survei deh, biar datanya valid dan semua orang mengetahui bahwa orang Jawa Barat itu Pancasilais,” pungasnya mengakhiri.

Sebelumnya diberitakan media, pernyataan banhak warga Jabar anti pancasila tersebut datang dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang mengutip hasil survei beberapa waktu lalu.


Apps Bisnis.com available on: