Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 22 September 2017

Jose Mourinho: Saya Selalu Bergabung Dengan Klub Yang Dalam Masalah Besar

Ihya Ulum Aldin Rabu, 14/06/2017 09:30 WIB
Jose Mourinho: Saya Selalu Bergabung Dengan Klub yang Dalam Masalah Besar
The Special One menilai dirinya buruk dalam memilih klub
Reuters

Bisnis.com, MANCHESTER - Pelatih Manchester United, Jose Mourinho mengatakan pada Expresso bahwa dirinya “buruk dalam memilih klub” untuk dikelola.

Mourinho menegaskan pengalamannya dalam mengambil alih Inter Milan, Real Madrid dan Manchester United, sebagaimana yang ia katakan bahwa ia selalu bergabung dengan klub yang dalam “masalah besar”.

“Saya buruk dalam memilih klub. Saya selalu memilih klub yang dalam masalah besar, seperti yang kamu katakan dulu di Inggris. Inter pernah dalam masalah besar, Real Madrid juga pernah dalam masalah besar dan Manchester United sekarang dalam masalah besar – dengan kata lain, selalu dalam masalah besar," ujar Mourinho seperti dikutip dari ESPN FC.

“Apa yang dimaksud dengan ‘masalah besar’? Maksudnya mereka adalah klub yang ingin menang namun sangat jauh dari kemenangan tersebut. Yang satu karena dimensi klubnya, yang satu karena masa lalu timnya, dan satu lagi karena situasi timnya," tambah pelatih asal Portugal tersebut.

Inter pernah memenangkan Serie A di bawah Roberto Mancini namun gagal di Liga Champions karena kalah dari Liverpool di babak 16 besar sebelum kedatangan Mourinho. Tapi di musim keduanya di Giuseppe Meazza, mantan manajer Porto dan Chelse ini membawa Inter Milan meraih Treble.

Ia kemudian meninggalkan Inter dan hijrah ke Madrid. Madrid saat iyu fisnis di posisi ke-2 La Liga, tertinggal tiga poin dari Barcelona. Sedangkan di Liga Champions, kalah dari Lyon di babak 16, di bawah kepelatihan Manuel Pellegrini.

Mourinho memimpin Madrid menuju semifinal Liga Champion tiga kali secara berturut-turut, tanpa masuk final, dan memenangkan Copa del Rey dalam musim pertamanya. The Special One juga meraih gelar La Liga pertama Madrid sejak 2007-2008 di musim keduanya.

“Kapten Real Madrid (Sergio Ramos) – yang tempo hari mengangkat piala (Liga Champion) dan sekarang memenangkan gelar Eropa sebanyak tiga kali – ketika Saya tiba di Real Madrid tahun 2010, dia tidak pernah main di babak perempat final Liga Champion sebelumnya” ungkap Mourinho, seperti dilansir ESPN FC.

Sementara itu, Manchester United, setelah pensiunnya Sir Alex Ferguson pada 2013, hanya sekali finis di empat besar EPL. Meskipun memenangkan piala FA Cup di bawah Louis van Gaal, tepat sebelum kedatangan Mourinho, mereka tetap berada dalam posisi transisi.

“Saya tiba di Manchester United dan kamu tahu berapa banyak pemain juara? Veteran yang mengakhiri karirnya dan datang sebelum era Ferguson” ungkapnya, “sisanya tidak mengetahui rasanya menang seperti apa”

United selesai di peringkat ke enam dalam musim pertamanya Mourinho di United namun menang saat Community Shield, League Cup, dan Liga Eropa.

Ia membawa empat pemain baru musim panas lalu – Eric Bailly, Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan dan Paul Pogba – dan beberapa sumber telah memberi tahu ESPN FC bahwa ia berencana untuk menambah empat lagi musim panas ini dengan Benfica centre-back Victor Lindelof yang dijadikan sasaran utama.

Apps Bisnis.com available on: