Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 15 Desember 2017

Inflasi Kota Cirebon Tertinggi Di Jabar, Ini Respon Kepala Bank Indonesia

Maman Abdurahman Sabtu, 10/06/2017 14:09 WIB
Inflasi Kota Cirebon Tertinggi di Jabar, Ini Respon Kepala Bank Indonesia
Ilustrasi

Bisnis.com, CIREBON—Kepala Bank Indonesia Cirebon, M. Abdul Majid Ikram menyatakan telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) khususnya komoditi sayur-sayuran yang pada Mei 2017 lalu memberikan andil inflasi tertinggi di Kota Cirebon.

Pada berita sebelumnya, Kota Cirebon pada Mei 2017 mengalami inflasi sebesar 0,64% akibat terdorong inflasi pada 5 kebutuhan pengeluaran masyarakat dari 7 kebutuhan pengeluaran. Adapun kelompok pengeluaran yang menyumbang inflasi tertinggi adalah kelompok bahan makanan dengan sub-kelompok sayur-sayuran. Pada bulan tersebut, inflasi Kota Cirebon tercatat paling tinggi di Jawa Barat jika dibanding kota pantauah IHK (BPS) lainnya.

“Pengendalian harga untuk bahan makanan khususnya sayur-sayuran memang masih menjadi tantangan tersendiri bagi Bank Indonesia Cirebon,” kata Majid kemarin.

Majid mengungkapkan Bank Indonesia Cirebon bersama steakholder lainnya akan melakukan penetrasi pasar untuk menekan harga Kepokmas selama Ramadhan dan menjelang Idulfitri 2017 dengan cara melakukan operasi pasar murah di dekat pasar.

“Jika operasi pasar murah dilakukan dekat pasar maka para spekulan pun akan berpikir panjang jika ingin mempermainkan harga,” ujarnya. (k3)

Apps Bisnis.com available on: