Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 14 Desember 2017

Peneliti Sebut Telur Sebagai Multivitamin Alam

Ilham Budhiman Sabtu, 20/05/2017 13:10 WIB
Peneliti Sebut Telur sebagai Multivitamin Alam
Telur ayam
Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG -- Peneliti British Egg Industry Council menyebut telur memiliki begitu banyak manfaat kesehatan mulai dari antisipasi penyakit diabetes sampai hilangnya memori.

Sebuah studi baru menemukan bahwa campuran protein, vitamin dan mineral dari telur dianggap sangat tinggi sehingga telur dapat digambarkan sebagai 'multivitamin alam'.

Dilansir Daily Mail, klaim tersebut berasal dari ahli gizi yang berbasis di Skotlandia, Dr Carrie Ruxton, dalam sebuah laporan penelitian yang memberikan saran kepada ahli diet.

Tinjauan penelitian menyoroti bahwa telur yang mengandung protein dan asam lemak berkualitas tinggi, juga memiliki sejumlah nutrisi penting, termasuk vitamin D, vitamin B, selenium, yodium dan kolin, yang tidak terdapat dalam banyak makanan lainnya.

Temuan ini merupakan titik balik yang luar biasa untuk telur, yang membawa peringatan kesehatan selama beberapa dekade berdasarkan kepercayaan yang keliru bahwa kandungan kolesterol mereka meningkatkan risiko penyakit jantung.

Menurut Dr Ruxton, penelitian ilmiah membuktikan bahwa kolesterol pada makanan, seperti udang atau telur, tidak memiliki dampak yang berarti pada kolesterol darah maupun risiko penyakit jantung.

"Bukti menunjukkan peran spesifik telur dalam kesehatan, sebagai multivitamin alami sendiri,” kata Dr Ruxton.

Hal itu dibantu oleh fakta bahwa telur memiliki sejumlah protein tinggi yang baik bagi diet penurunan berat badan. Misalnya saja dari sebuah telur medium tunggal mengandung 66 kalori dan 6,4g protein.

“Konsumsi telur, sebagai makanan protein tinggi dengan rangkaian lengkap asam amino, secara konsisten mempengaruhi rasa lapar dan kenyang serta hormon nafsu makan,” kata Dr Ruxton.

Telur juga terdapat protein berkualitas tinggi, keseimbangan spesifik asam amino dalam telur bisa membuat mereka sangat sesuai untuk pengendalian berat badan.

Faktor-faktor ini mungkin menawarkan beberapa penjelasan mengapa diet tinggi telur tampaknya menawarkan manfaat kesehatan bagi penderita diabetes tipe 2, yang terkait dengan obesitas.

Uji coba makan terkontrol menemukan bahwa kelompok ini telah memperbaiki tekanan darah dan mengurangi kadar lemak buruk dalam darah mereka.

Studi menemukan bahwa konsumsi telur oleh pria paruh baya tampaknya terkait dengan penurunan 12 persen jumlah stroke, yang mungkin dipicu oleh tekanan darah tinggi.

Studi tersebut mengatakan, telur juga dapat berperan dalam mendukung fungsi otak dan kognitif selama penuaan, juga meningkatkan fungsi psikologis atau saraf dan mengurangi kelelahan.

“Dalam sebuah penelitian observasional terhadap 2.497 pria paruh baya yang bebas demensia, asupan telur secara statistik terkait dengan kinerja yang lebih baik pada tes neuropsikologis lobus frontal dan fungsi eksekutif,” lanjut Dr Ruxton.

Apps Bisnis.com available on: