Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 25 Juni 2017

Apindo: Sudah Waktunya Jabar Dipimpin Pengusaha

Hedi Ardia Jum'at, 19/05/2017 11:59 WIB
Apindo: Sudah Waktunya Jabar Dipimpin Pengusaha
Ketua Apindo Jabar Dedy Wijaya (kanan)
Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Apindo Jabar menilai sudah waktunya Jabar memberikan kesempatan agar dipimpin seorang pengusaha. Ini penting karena gesekan antara pengusaha dengan pihak yang berkepentingan memerlukan intervensi kepala daerah. Di situlah urgensitas pempimpin pro pengusaha diperlukan.

Ketua Apindo Jabar Dedy Wijaya menyatakan, saat ini hampir 50% dari industri manufaktur nasional ada di Jabar, 60% indstri tekstil ada di Jabar bahkan 90% industri otomotif ada di Jabar dengan industri pendukungnya potensial untuk menggerakan ekonomi Jabar.

"Tapi sekarang tidak ada perhatian. Kemarin pengusaha Korea Selatan minta antar saya menghadap Gubernur agar minta upah dibawah UMK yang tiga tahun berturut dikabulkan, tapi tahun ini tidak dikabulkan. Memaksa ditunaikan dan dikeluarkan," katanya, kepada Bisnis, Jumat (19/5/2017).

Jumlah tenaga kerja dari industri yang ada di Jabar mencapai 8 juta orang. Seharusnya, yang menjadi gubernur memahami bahwa persoalan upah juga sangat sensitif bagi pengusaha. Karena upah tertinggi di Indonesia ada di Jabar tepatnya di Kab Karawang.

"Tapi, anehnya kemiskinan yang cukup tinggi ada di Karawang juga. Inikan aneh sebagai pemimpin ada sesuatu yang tidak pas. Saya harapkan hal tersebut jangan sampai terjadi," ucapnya.

Ketua PHRI Jabar Herman Muhtar menambahkan, potensi Jabar di bidang pariwisata sangatlah besar. Tapi, akibat persoalan infrastruktur yang belum memadai sehingga belum bisa mensejahterakan rakyatnya.

"Ke depan, harus diolah dengan baik dengan melibatkan sejumlah pihak baik pemerintah, pengusaha, masyarakat hingga perguruan tinggi. Pemimpin ke depan harus memahami potensi yang dimiliki Jabar," paparnya.

Apps Bisnis.com available on: