Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 24 Mei 2017

Anggaran Penanganan Citarum Terbuang Sia-sia

Hedi Ardia Kamis, 18/05/2017 15:20 WIB
Anggaran Penanganan Citarum Terbuang Sia-sia
Pengerukan Citarum
Bisnis

Bisnis.com, SOREANG - Anggaran miliaran rupiah yang digunakan untuk pengerukan tanah akibat sedimentasi di Daerah Aliran Sungai Citarum bisa dibilang terbuang sia-sia. Pasalnya, tinggi sedimentasi sudah mencapai 3 meter.

Suwarno, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menyatakan, pada 2011 silam pihaknya pernah menormalisasi sungai dari Sapan hingga ke Muara Gembong.

"Sekarang yang saya mau sampaikan di kawasan Hulu dari sapan sampai ke Nanjung sedimentasinya sudah 3 meter," katanya, kepada wartawan, Kamis (18/5/2017).

Ketinggian sedimentasi setinggi 3 meter terjadi dalam waktu 3 tahun. Untuk itu, pihaknya ke depan akan meningkatkan kapasitas dari Sapan ke Nanjung dengan debit 20 tahunan karena yang sebelumnya itu debit 5 tahunan.

Menurutnya, sedimentasi terjadi tidak hanya sebabkan erosi tanah dari perkebunan di kawasan hulu, tapi juga sampah, hingga penurunan tanah yang ada diantara Sapan-Nanjung yang menurut penelitian setinggi 10 cm setiap tahunnya.

"Penurunan tanah ini disebabkan oleh pengambilan air oleh industri maupun masyarakat. Saran dari konsultan ke depannya untuk pengambilan air terus dilakukan sementara penanganan Citarum tidak dilakukan dengan baik, maka pekerjaan Citarum sia-sia," ucapnya.

Pada 2016 dan 2017 pihaknya fokus menangani anak sungai Citarum seperti Sungai Cimandi, Cikijing, Cikeruh, Cisangkuy hingga pembuatan kolam retensi di Baleendah, Kab Bandung.

"Untuk pengerukan di hulu Citarum totalnya Rp95 miliar dan anaknya 295 miliar," paparnya.

Apps Bisnis.com available on: