Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 22 November 2017

Dana Desa Harus Prioritaskan BUMDes

Hedi Ardia Senin, 15/05/2017 16:58 WIB
Dana Desa Harus Prioritaskan BUMDes
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com, SOREANG - Aparat desa diminta lebih cerdas dalam mengelola dana desa dengan memprioritaskan untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pengembangan produk unggulan desa, pembuatan embung air desa dan pembangunan sarana olah raga.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, desa harus mendapatkan perhatian besar dalam hal pembangunan. Tujuannya, agar desa bisa mengembangkan potensi wilayahnya, juga untuk kesejahteraan masyarakat desa melalui Dana Desa.

Dana Desa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukan bagi desa, kemudian ditransfer melalui APBD dan digunakan untuk membiayai pembangunan di pedesaan.

"Dana Desa ini bisa digunakan untuk pelaksanaan pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Bisa juga untuk membeli bibit tanaman, ternak dan pembiayaan untuk peningkatan SDM masyarakat (pelatihan)," katanya, kepada wartawan, Senin (15/5/2017).

Lebih jauh dia berharap, Dana Desa yang dikelola Pemerintah Desa (Pemdes) bisa maksimal dalam mendukung Bandung seribu Kampung. Identitas ini akan berindikasi terhadap berbagai hal seperti peningkatan ekonomi rakyat, pariwisata dan budaya, daya saing dan daya beli juga akan mengembangkan kreativitas dan inovasi masyarakat Kabupaten Bandung.

Dalam penyelenggaraan pembangunan, desa merupakan garda terdepan sebagai pelaku sekaligus penerima manfaat secara langsung. Oleh karena itu, kepala desa agar lebih fokus pada 4 prioritas utama dalam penggunaan Dana Desa tahun 2017.

"Saya minta agar para kepala desa bisa menguatkan prioritas utama penggunaan Dana Desa, untuk 4 hal yakni setiap desa harus memiliki produk unggulan, yang bisa menjadi identitas juga bisa mendongkrak ekonomi warganya. Selain itu harus disediakan embung air desa, lapangan sepak bola sebagai sarana olah raga dan setiap desa harus memiliki BUMD," paparnya.

Sementara Asisten Pemerintahan Yudhi Haryanto mengungkapkan Dana Desa dari APBN tahun 2017 mencapai Rp249.414.249.000. Menurutnya angka tersebut naik 25% dari tahun 2016 yakni sebesar Rp195.728.343.000. Dalam pengajuannya Pemdes harus memahami prosedur tertentu agar pengelolaannya jelas.

“Pengajuan dan pengelolaan Dana Desa harus sesuai prosedur, seperti adanya TPKD, penyelesaian pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa tahun sebelumnya, juga aturan lainnya sesuai dengan Peraturan Bupati Bandung nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Desa, yang tentu saja harus dipahami," paparnya.

Apps Bisnis.com available on: