Jawa Barat - Bisnis.com
Rabu, 24 Mei 2017

Realisasi PMDN Jabar Kalah Dari Jatim, Ini Penjelasan BPMPTSP

Wisnu Wage Jum'at, 12/05/2017 09:50 WIB
Realisasi PMDN Jabar Kalah dari Jatim, Ini Penjelasan BPMPTSP
Ilustrasi
Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG—Angka realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada kuartal I 2017 di Jawa Barat mengalami penurunan dibanding penanaman modal asing (PMA).

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Jabar Dadang Masoem mengatakan dalam realiasasi investasi Jabar pada periode triwulan I sudah mencapai 17,7%  atau Rp 29,3 triliun.

"Realisasi sudah mencapai 28,17% dari target yang telah ditetapkan pemerintah pusat 2017 sebesar Rp 104 triliun,” katanya kepada Bisnis, Kamis (11/5/2017).

Angka PMA ke Jabar ini menurutnya masih di atas DKI Jakarta yang hanya 11,6% atau Rp 24,2 triliun, dan Jawa Timur yang hanya 7,6%  atau Rp12,6 triliun Menurutnya angka realisasi tersebut disumbang dari PMA yang mencapai US$ 1,5 miliar atau 20,8% dari target yang ditetapkan Pusat dengan jumlah proyek mencapai 651.

“PMA Jabar nomer satu nasional, tapi PMDN merosot,” ujarnya.

Pihaknya mencatat dari sisi PMDN, mengalami penurunan dimana realisasi yang masuk hanya mencapai Rp 9,1 triliun. Dengan 180 proyek, PMDN hanya menopang 13% dari target yang dibebankan pusat pada Jabar.  Dadang mengakui ada perubahan capaian dibanding dua tahun ke belakang dimana PMDN mengalami peningkatan.

Pada 2016 lalu, realiasi investasi PMDN yang masuk ke Jabar mencapai Rp62,4 triliun,.Sementara jumlah tenaga kerja sebesar 77.744 orang naik sebesar 25.862 orang dari periode yang sama 2015 sebesar 51.882 orang.

“PMDN Jabar kalah sama Jawa Timur karena pengusaha lokal kita masih agak susah melapor,” tuturnya.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menurutnya sudah meminta agar pada 2017 ini Jabar bisa mendongkrak minat dan realiasi dari PMDN. Pusat menilai, potensi Jabar mencatat investasi dari pengusaha lokal terbilang tinggi karena itu butuh strategi khusus.

“Pusat sudah tahu potensi kami tinggi. Rencananya kami akan memberi insentif pada daerah untuk mencatat investasi PMDN lebih detil,” katanya.

 

Apps Bisnis.com available on: