Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 15 Desember 2017

Stok Beras Kab Bandung Aman Hingga 4 Bulan

Hedi Ardia Minggu, 07/05/2017 14:25 WIB
Stok Beras Kab Bandung Aman Hingga 4 Bulan
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, SOREANG - Untuk mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang bulan puasa tiba, Pemkab Bandung berharap tim satgas pangan bisa berperan secara maksimal. Tidak menutup kemungkinan harga kepokmas akan kembali dipermainkan para pemburu rente.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran mengatakan, satgas kartel terdiri dari aparat kepolisian dan instasi teknis seperti Bulog yang diharapkan dapat menyelesaikan munculnya berbagai kemungkinan persoalan yang mengganggu stabilitas harga.

"Misalnya saat kita membuka operasi pasar, yang belinya itu pedagang sendiri yang menyamar menjadi warga, kita ingin memastikan operasi pasar nanti efektif dan sampai dan tidak menyaingi pasar, operasi pasarnya pun berada di kantong-kantong yang membutuhkan," katanya, kepada wartawan, Minggu (7/5/2017).

Sedangkan upaya untuk mengendalikan inflasi kebutuhan pokok terutama menjelang Idukfitri, pemda akan menggelar operasi khusus (opsus). Tak hanya itu, pihaknya pun akan menggelar operasi pasar sebelum dan saat Ramadan berlangsung pada akhir Mei 2017 nanti.

Mengenai persedian kepokmas, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan para komunitas petani terkait untuk produk-produk pertanian seperti padi, cabe merah, bawang merah dan yang lainya. Untuk padi pada April lalu telah terjadi panen raya sehingga menghasilkan 542.000 ton GKG yang dikonversikan dalam beras bisa mencukupi untuk empat bulan ke depan.

"Persiapan untuk Ramadan ini dari ketersediaan beras akan mencukupi. Kemarin memang terjadi banjir dan merendam 10 hektar tapi itu tidak menggangu ribuan hektar lainnya, kita mendapaktan bantuan juga dari TNI terkait swasembada pangan, bahkan kita surplus untuk empat bulan ke depan," ujarnya.

Terkait dengan harga cabai merah yang sempat meroket ke harga Rp120.000, Tisna mengatakan, bahwa hal tersebut dijadikan momentum untuk melakukan kemandirian bagi masyarakat dengan cara membagikan bibit cabai rawit dan merah untuk ditanam di pekarangannya.

Apps Bisnis.com available on: