Jawa Barat - Bisnis.com
Sabtu, 19 Agustus 2017

Peneliti Temukan Hewan Aneh Dalam Cangkang

Ilham Budhiman Rabu, 19/04/2017 08:25 WIB
Peneliti Temukan Hewan Aneh dalam Cangkang
Shipworm saat dikeluarkan dari cangkangnya
Daily Mail

Bisnis.com, BANDUNG -- Para peneliti telah berhasil menemukan spesies aneh dengan panjang sekitar lima kaki dengan bertubuh hitam lunak.

Dilansir Daily Mail, hewan itu ditemukan di dalam cangkang mirip gading setelah Dr Daniel Distel, profesor di Northeastern University dan pemimpin tim penelitian mengeluarkannya dari cangkang.

Dia mengetuk-ngetuk dan mengguncang cangkang sampai kepala dan tubuh spesies aneh itu muncul. Tatkala berhasil keluar, spesies itu nampak menyeramkan dan memiliki panjang hingga 1,55 meter dengan diameter 6 sentimeter.

Tim peneliti lalu mempublikasikan penemuannya di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) yang diketahui bahwa spesies itu bermana shipworm.

Awalnya habitat hewan aneh ini tidak diketahui. Namun sejarah mencatat hewan itu hidup di teluk lumpur dangkal Filipina. Tercatat sejak abad ke-18 hewan itu telah didokumetasikan namun para peneliti tidak menelusurinya lebih jauh.

Hanya sedikit data mengenai habitat atau biologi hewan tersebut. Kini tim peneliti yang menemukan hewan itu melakukan ekspedisi untuk menyelidiki lebih jauh tentang hewan dengan nama ilmiah Kuphus Polythalamia.

"Saya terpesona ketika pertama kali melihat besarnya hewan aneh ini," kata Marvin Altamia, peneliti di institut ilmu kelautan, University of the Philippines.

Energi yang dibutuhkan hewan sejenis kerang itu berasal dari sebentuk sulfur di lumpur. Namun untuk mendapatkan makanannya hewan itu menggunakan tipe bakteri.

Shipworm membuat cangkangnya sendiri, yang terbuat dari kalsim karbonat, dengan cara mensekresi sebuah zat khusus. Para peneliti akan terus mengkajinya lebih jauh terkait hewan yang menurut tim peneliti unik tersebut.

"Kami juga tertarik untuk melihat apakah transisi yang sama dapat ditemukan untuk hewan lain yang hidup di habitat yang unik di seluruh dunia,' kata Dr Distel.

Apps Bisnis.com available on: