Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 19 Oktober 2017

Banjir Rancaekek, Kab Sumedang Diminta Turun Tangan

Hedi Ardia Senin, 20/03/2017 16:41 WIB
Banjir Rancaekek, Kab Sumedang Diminta Turun Tangan
Sepeda motor menerebos genangan banjir yang terjadi di jalan Rancaekek Kabupaten Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Banjir yang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut hingga ketinggian dua meter, dan berakibat macet hingga belasan kilometer.
bandung.bisnis.com

Bisnis.com, SOREANG - Untuk menyelesaikan persoalan banjir yang kerap terjadi di Rancaekek, Pemkab Bandung berharap agar Pemkab Sumedang bisa ikut turun tangan mengawasi dan bersinergi dengan Kab Bandung supaya penyelesaian berjalan lebih baik.

Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan mengatakan, untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Rancaekek maka yang perlu diperbaiki adalah mengembalikan sungai-sungai yang melintas dari Kabupaten Sumedang ke Kabupaten Bandung kepada ukurannya. Terutama yang melewati pabrik Kahatex dan Vonex yang melintas dibawah jalan.

"Kalau dilakukan pembongkaran, kami tidak bisa melakukan sendirian sebab ruas jalan Rancaekek merupakan milik nasional sehingga harus ada izin provinsi," katanya, kepada wartawan, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, saat ini belum ada solusi teknis penyelesaian banjir, kecuali penyedotan saja. Posisi Kab Bandung adalah sebagai daerah yang terdapat muara dari anak sungai sehingga perlu koordinasi dengan beberapa pihak Kab/kota tinggal realisasinya.

Terkait siapa yang harus disalahkan dalam banjir Rancaekek. Ia mengatakan bukan hanya PT Kahatex atau PT Vonez, tapi regulasi dari pusat terkait perbaikan banjir Rancaekek seperti apa yang kemudian diberikan kepada provinsi dan kabupaten.

"Kabupaten Bandung tidak memiliki kewenangan untuk merekayasa teknis perbaikan sungai Citarum dan anak sungainya tapi pusat," ucapnya.

Lebih lanjut dirinya mengaku prihatin dengan kejadian banjir yang melanda jalan nasional Rancaekek, beberapa hari terakhir serta di tempat lainnya. Akibat hujan deras yang mengguyur dengan intensitas tinggi dan menyebabkan anak sungai Citarum meluap.

"Dengan keterbatasan ini, kami menyadari masyarakat sudah jenuh dan kecewa dan kita tidak mengelak banjir ada di kabupaten Bandung," ujarnya.

Menurutnya, saat ini melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung sudah mengecek langsung dan berkoordinasi dengan aparat dilapangan. Apalagi, ada beberapa desa yang ikut terendam banjir.

Ia menuturkan, pihaknya bukan tidak pernah berupaya untuk menyelesaikan banjir di Rancaekek. Ketika tanggul jebol di Sungai Cikeruh dilakukan perbaikan namun terdapat tanggul lainnya yang jebol kembali.

"Koordinasi dengan BBWS dan pihak Polres untuk arus lalu lintas berjalan. Kami baru sebatas aksi kemanusiaan," pungkasnya.

Apps Bisnis.com available on: