Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 25 Juni 2018

Upah Minimum Sektoral 2017 Jabar, Hanya 12 Daerah Mengajukan

Wisnu Wage Selasa, 27/12/2016 10:10 WIB
Upah Minimum Sektoral 2017 Jabar, Hanya 12 Daerah Mengajukan
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, BANDUNG—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar menargetkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) bisa ditetapkan pada pekan ini atau sebelum tahun baru 2017.

Kadisnakertrans Jabar Ferry Sofwan mengatakan pihaknya mengejar target karena UMSK akan mulai diberlakukan tepat pada 1 Januari 2017 mendatang. Namun menurutnya dari 12 kabupaten/kota yang mengajukan UMSK ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Dari jumlah tersebut hanya 10 daerah yang memasukan berkas administrasi,” katanya di Bandung, Senin (26/12/2016).

Ferry mencatat enam daerah seperti, Kabupaten Indramayu, Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Depok, dan Kabupaten Bogor dinyatakan berkasnya lengkap. Sementara empat lainnya berkasnya dinyatakan belum lengkap di antaranya, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.

"Itu disebabkan karen asosiasi perusahaan dan buruh belum bersepakat soal besarannya," ujarnya.

Sementara untuk dua daerah lainnya, yakni Kabupaten Karawang dan Kota Bandung masih membahas terkait UMSK ini.  Menurutnya meski Kepgub berlaku 1, Januari tapi masih ada pembahasam di daerah soal UMSK tidak perlu khawatir.

 “ 1 Mei misalnya baru selesai pembahasan perusahaan wajib merapelkan selisihnya dari Januari sampai Mei, " paparnya.

Hal itu mengacu pada pengalaman 2016 lalu ketika Indramayu yang merupakan sektoral Migas belum menemukan titik temu hingga penetapan dilakukan pada bulan Mei. Namun setelah penetapan itu, perusahaan membayar kewajiban mereka dari bulan Januari hingga Mei. "UMK itu sebagai basic, besaran UMSK beda-beda tiap sektornya. Besarannyaa 2-7% persen dari UMK,” tuturnya.

UMSK sendiri menurut Ferry memberikan timbal balik kepada pekerja dari perusahaan sesuai dengan profesionalisme yang ditampilkan sesuai dengan perkembangan industri sektoral. Hal itu terkait dengan besaran peningkatan nilai penjualan setiap tahun perusahaan.

Misalnya sektor otomotif tinggi karena penjualannya cepat dan produknya banyak diminta masyarakat. "Itu yang diminta oleh teman-teman pekerja supaya pekerja tingkatkan profesionalisme dan produktifitas mereka," pungkasnya.