Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 09 Desember 2016

Bio Farma Terus Dorong Ciletuh Masuk Jaringan Geopark UNESCO

Yanto Rachmat Iskandar Jum'at, 02/12/2016 11:32 WIB

Bisnis.com, BANDUNG--Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu akan terus dibangun dan dikembangkan yang salah satunya supaya masuk daftar UNESCO Global Geopark pada tahun depan.

Untuk mengakselerasi itu, PT Bio Farma (Persero), Pemkab Sukabumi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PTPN VIII, Universitas Padjadjaran, PD Jawi, Forum Komunikasi Kelompok Penggerak Pariwisata Kabupaten Sukabumi, dan Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi, telah menandatangani MoU dengan Pemprov Jabar.

MoU sendiri berlangsung pada Senin 28 November 2016 di Gedung Sate Bandung yang ditandatangani Direktur Utama Bio Farma Iskandar dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Iskandar mengatakan Bio Farma menitikberatkan pada upaya pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu melalui Program CSR.

Menurutnya, kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu  yang sejak tahun 2013 telah menjadi salah satu wilayah sasaran Program CSR Bio Farma ini sudah menghasilkan beberapa jenis produk UKM berbasis sumber daya lokal antara lain kerajinan Batik Pakidulan, Geokuliner Ciletuh, produk keripik mangga dan papaya calina, beras hitam, pais lubang, dan unagi kabayaki yang berasal dari sidat lokal di Ciletuh.

Iskandar mengatakan MoU ini juga memuat kesepakatan untuk menjadikan Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu ini menjadi UNESCO Global Geopark.

"Sebelum menjadi kawasan Geopark yang mendunia, masyarakat yang tinggal di kawasan ini harus maju dan mandiri, serta mahir untuk mengelola sendiri potensi yang ada di kawasan ini," katanya melalui siaran pers.

Pemprov Jabar juga akan mengajukan kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

”Keahlian Bio Farma dalam pembuatan vaksin, dan potensi yang ada di kawasan ini, kami ingin masyarakat di sini untuk dapat menerapkannya secara sederhana dalam kegiatan perekonomian mereka, seperti pembuatan Batik Pakidulan, proses pengeringan makanan ringan, pengelolaan air bersih sehingga dapat meningkatkan perkonomian masyarakat lokal,” ucap Iskandar.

Iskandar menambahkan dengan adanya MoU ini, menggambarkan bawah Bio Farma sangat serius dalam menjadikan Kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, menjadi daerah yang mandiri secara sosial dan ekonomi dan sejalan dengan program CSR Bio Farma yang berkelanjutan.

Apps Bisnis.com available on:    
Ayo cek artikel "Writing Contest: Hemat Energi Secara Total" berhadiah hampir Rp100 juta yang lolos seleksi tahap awal di sini! Share artikel favorit Anda dan vote sebanyak-banyaknya!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!