Jawa Barat - Bisnis.com
Sabtu, 26 Mei 2018

Masyarakat Jangan Panik Dengan Kenaikan Harga Beras

Adi Ginanjar Maulana Jum'at, 07/10/2016 09:20 WIB
Masyarakat Jangan Panik dengan Kenaikan Harga Beras
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, BANDUNG--Produksi beras di Jabar sudah dapat dikatakan surplus sehingga jangan khawatir dengan kenaikan harga.

Ketua HKTI Jabar Entang Sastraatmadja mengatakan Jabar masih bisa surplus dengan jumlah 12,1 juta ton per tahun.

Bahkan, Jabar bisa memberikan beras pada provinsi-provinsi yang defisit seperti kawasan Indonesia Timur dan beberapa kawasan lainnya.

"Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan beberapa wilayah lain yang selalu kekurangan produksi beras," katanya, Jumat (7/10/2016).

Dia menjelaskan, pemerintah saat ini harus memikirkan bagaimana untuk melakukan swasembada jagung dan kedelai. Karena menurutnya saat ini masih ketergantungan oleh impor dari negara lain.

"Sebenarnya sudah bagus untuk produksi beras di Jabar itu, yang harus dipikirkan sekarang bagaimana bisa surplus kedelai dan jagung," ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga beras tidak usah dilakukan karena produksi sudah surplus. Berbeda lagi ketika produksi tidak sesuai target harga bisa dinaikan.

"Kita punya data sampai tingkat desa terutama data dari dinas, jadi soal angka data disini lebih spesifik," ujarnya.

Apps Bisnis.com available on: