Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 15 Desember 2017

Ada Korban Difteri Meninggal, Purwakarta Minta Warga Jangan Tolak Vaksin

Wisnu Wage Kamis, 15/09/2016 13:55 WIB
Ada Korban Difteri Meninggal, Purwakarta Minta Warga Jangan Tolak Vaksin
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, PURWAKARTA--Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui leading sector Dinas Kesehatan terus melakukan vaksinasi di seluruh daerah di wilayah tersebut. 

Bahkan pendampingan untuk warga yang menderita sakit pun terus dilakukan secara berjenjang mulai dari bidan desa, puskesmas pembantu, puskesmas tingkat kecamatan sampai Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih.

Akan tetapi, berbagai kendala dialami oleh para petugas di lapangan terutama kendala transformasi pengetahuan pentingnya vaksinasi. Tingkat pemahaman yang masih rendah terhadap vaksin dan berbagai jenis virus disinyalir menjadi penyebab rendahnya kesadaran anggota masyarakat untuk menjalani vaksinasi terutama untuk anak-anak.

Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Deni Darmawan menuturkan musibah meninggalnya Ilham (6) warga Kampung Cisalada Desa Cisalada Kecamatan Jatiluhur Purwakarta diantaranya disebabkan karena faktor eksklusivitas warga dalam menerima program vaksinasi gratis dari pemerintah daerah

“Kita selalu tekankan seluruh petugas melakukan sosialisasi pentingnya vaksin. Bahkan, kita datangi sendiri ke rumahnya. Tapi saat kita datang mereka malah tutup pintu rumah, kita biasa apa?" katanya dari rilis humas, Kamis (15/9/2016).

Ilham (6) diketahui meninggal akibat terinfeksi virus difteri akibat keluarganya menolak vaksinasi yang pernah diadakan oleh Dinas Kesehatan di wilayah tempat tinggalnya. 

Menurut Deni virus difteri akan menyerang sistem kekebalan tubuh manusia terutama anak-anak, apalagi jika belum pernah mengalami vaksinasi, infeksi yang diakibatkan oleh virus tersebut akan menjalar ke dalam jaringan tubuh sehingga membuat gangguan pernafasan dan gangguan otot jantung.

“Iya Ilham meninggal hari senin kemarin di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kesehatan. Pas saya cek ternyata memang almarhum belum divaksin, tempo hari keluarganya menolak," tuturnya.

Deni pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Purwakarta agar memiliki kesadaran dan bersedia untuk divaksin. Menurut dia ini penting untuk menjaga kesehatan dari virus-virus yang mematikan.

“Mohon kepada masyarakat agar punya kesadaran hidup sehat, berperilaku sehat dan kalau ada petugas kami yang datang ke rumah untuk vaksin, mohon untuk diterima”

Apps Bisnis.com available on: