Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 24 Mei 2019
header atas

Timnas Indonesia Lolos 8 Besar Dunia Di Turnamen Homeless World Cup

Agne Yasa Jum'at, 15/07/2016 19:45 WIB
Timnas Indonesia Lolos 8 Besar Dunia Di Turnamen Homeless World Cup
Wisnu Wantoro dkk dalam turnamen Homeless World Cup (HWC) 2016 di Glasgow, Skotlandia
istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Timnas Indonesia berhasil melewati dua babak penyisihan dan mendapatkan satu tiket delapan besar pada turnamen Homeless World Cup (HWC) 2016 di Glasgow, Skotlandia. 

Dari rilis yang diterima Bisnis pada Jumat (14/7/2016) mengungkapkan kepastian itu didapat setelah anak-anak asuh Rumah Cemara itu berhasil menundukkan Costa Rica dengan skor telak 7-4 pada pertandingan hidup mati Kamis, 14 Juli 2016 pukul 17.10 waktu setempat (23.10 WIB).

Kemenangan atas Costa Rica mengamankan posisi Indonesia sebagai peringkat kedua di Grup C Second Stage dengan poin 12 hasil empat kali menang dan sekali kalah. Indonesia mendampingi pemuncak grup Portugal yang tak pernah kalah sejak awal turnamen.

Hasil ini juga memastikan Indonesia melampaui pencapaian HWC 2015 lalu di Amsterdam, Belanda, dimana Indonesia berada di peringkat 17 dari 47 negara peserta.

Kemenangan atas Costa Rica yang merupakan peringkat 8 pada turnamen tahun lalu adalah buah kegigihan para pemain asuhan Sabrun Hanapi. Bermain taktis dan cerdas, Wisnu Wantoro dkk berhasil meredam agresivitas Costa Rica.

"Anak-anak menjalankan taktik dengan sangat baik. Kami sudah tahu bagaimana permainan Costa Rica sehingga bisa mengantisipasi," ujar Sabrun. Babak pertama ditutup dengan skor 4-1 untuk Indonesia. Baik Indonesia maupun Costa Rica mencetak 3 gol pada babak kedua.

Pemain Indonesia berhasil melawan tekanan mental akibat ditundukkan Portugal tiga kali tanpa balas beberapa jam sebelumnya. Hal ini membuat poin Indonesia stagnan di angka 9. Dengan poin 6, Costa Rica bisa saja menyingkirkan Indonesia dari posisi 2 klasemen grup jika ia berhasil mengalahkan Garuda dengan skor besar.

Pertandingan melawan Portugal sangat ketat, terlebih Indonesia sempat kehilangan seorang pemain karena diusir wasit akibat pelanggaran keras yang dilakukan Wisnu. Namun Indonesia berhasil meredam serangan bertubi-tubi Portugal sehingga tidak kebobolan lebih banyak.

Ditanya mengenai target setelah delapan besar, Sabrun mengatakan pihaknya masih mau fokus pada memenangkan pertandingan. "Kami tidak mau berpikir terlalu jauh dulu, yang penting besok menang dulu," ujarnya.

Sebelumnya, pada babak penyisihan pertama (First Stage), Indonesia menduduki tempat kedua Grup G di bawah Mexico dengan poin 12 (empat kali menang dan sekali kalah). Pertandingan-pertandingan 8 besar akan digelar Jumat 15 Juli 2016 mulai pukul 9.30 waktu setempat atau 15.30 WIB.

Pada Jumat (15/10/16), Timnas kembali beradapan dengan Meksiko. Kali ini, Wisnu Wantoro dkk harus berusaha keras. Pasalnya pertandingan ini sudah masuk dalam babak perempat final.

Homeless diartikan secara luas, bukan hanya mereka yang tidak punya tempat tinggal, melainkan juga orang - orang yang hidup di bawah garis kemiskinan atau rawan diskriminasi. Hal ini tecermin dari official partner HWC. Misalnya di India, HWC merangkul organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat yang tinggal di kawasan kumuh atau slum area. Sementara di Indonesia, official partner HWC adalah Rumah Cemara.

Rumah Cemara adalah community based organisation yang bertempat di Gegerkalong Girang, Bandung.Rumah Cemar amenampung dan melakukan pembinaan terhadap ODHA (Orang Dengan HIV Aids) dan pecandu narkoba. Rumah Cemara memimpikan Indonesia tanpa diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS dan orang yang menggunakan narkoba. (K5)