Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 21 Juni 2018

Wisatawan Keluhkan Kehadiran Kios Liar Di Kawah Gunung Papandayan

Newswire Senin, 16/05/2016 14:43 WIB
Wisatawan Keluhkan Kehadiran Kios Liar di Kawah Gunung Papandayan
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Sejumlah wisatawan menyayangkan kehadiran kios-kios penjual makanan liar yang dibangun di sekitar kawasan kawah Gunung Papandayan Kabupaten Garut.

"Saat saya berkunjung ke Papandayan, telah ada bangunan kios di sekitar kawah. Kami khawatir kawasan itu menjadi kumuh sehingga menghilangkan daya tarik Papandayan," kata Hermanto, salah seorang pendaki dan wisatawan Gunung Papandayan, Senin (16/5/2016).

Dia menuturkan, saat ini kios-kios itu didirikan di salah satu punggung bukit di kawah itu sehingga mengganggu panorama di sekitar itu. Padahal menurut dia sebelumnya tanpa kios liar itu kawasan kawah cukup lapang dan indah.

"Bukannya tidak boleh berjualan di sana, tapi ya kalau di sekitar kawah itu harus ditertibkan. Jangan sampai jumlahnya terus bertambah," katanya.

Menurut Hermanto, bila mereka tidak dilakukan penertiban maka tidak menutup kemungkinan di kawasan kawah itu akan muncul kios-kios liar yang baru.

"Lagipula berbahaya bila itu terus berlanjut," katanya.

Sementara itu kios-kios pedagang yang berlokasi di Stamplat atau pemberhentian kendaraan kondisinya sudah rusak dan sudah ditinggalkan oleh para pedagang.

"Dulu pedagang berjualan di kios itu, namun sekarang dikosongkan dan pada rusak," katanya.

Sementara itu kawasan kawah Papandayan menjadi salah satu kawasan wisata mendaki yang cukup digemari. Hampir setiap akhir pekan para pendaki menjambangi gunung yang terakhir kali meletus pada tahun 2001 itu.

Selain menikmati keindahan kawah Papandayan, para wisatawan juga bisa melakukan perjalanan ke Bukit Saladah yang merupakan tempat tumbuhnya bunga edelweis. Selain itu juga ada Danau Mati dengan warna air hijau.

Gunung itu pula tempat berkumpulnya populasi elang Jawa yang merupakan burung endemis di daerah itu.