Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 20 Juli 2018

Dewan Kembali Kritisi Soal Masjid Terapung Di Lahan Summarecon

Wisnu Wage Kamis, 07/04/2016 15:58 WIB
Dewan Kembali Kritisi Soal Masjid Terapung di Lahan Summarecon
Desain masjid terapung di Gedebage
Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG--Rencana pembangunan masjid terapung di Gedebage Bandung diminta DPRD untuk dievaluasi ulang.

Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Ali Hasan mengatakan rencana pembangunan masjid terapung akan berdiri di atas lahan seluas 21 hektare.

"Namun demikian dari 21 hektare itu menurut biro aset ada lahan seluas 1 hektare milik Summarecon yang rencananya akan dihibahkan ke Pemprov Jabar," katanya di Bandung, Kamis (7/4/2016).

Sejauh ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp80 miliar untuk pembebasan lahan seluas 4,5 hektare. Bahkan untuk 2016 ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp109 miliar untuk pembebasan lahan seluas 5,5 hektare.

"Sementara untuk pembangunan fisik masjid di tahun 2016 sudah dianggarkan sekitar Rp98 miliar," katanya.

Pihaknya mengaku tetap belum bisa menerima rencana pembangunan ini karena adanya  lahan milik Summarecon di kawasan tersebut. Yang bikin dewan gemas, Summarecon pun telah mengklaim bahwa masjid terapung menjadi bagian dari kota baru yang mereka bangun.

"Ini sangat memprihatinkan, jangan sampai ada premis yang menyatakan bahwa pemprov menyediakan fasos fasum untuk kompleks yang dibangun Summarecon," ujarnya.

Ali menilai harusnya pihak Summarecon yang menyediakan 40% dari luasan yang mereka bangun untuk fasilitas sosial dan umum kawasan tersebut.