Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Unpad Gratiskan Biaya Kuliah Pendidikan Kedokteran

Agne Yasa Senin, 25/01/2016 21:05 WIB
Unpad Gratiskan Biaya Kuliah Pendidikan Kedokteran
ilustrasi

Bisnis.com, BANDUNG - Kabar gembira datang dari Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (PMB Unpad) karena mulai 2016, pendidikan di program studi Sarjana Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Spesialis di Fakultas Kedokteran akan bebas biaya pendidikan atau gratis.

Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad mengatakan hal ini penting diketahui calon mahasiswa yang memilih kedokteran di Unpad bahwa 2016 bebas biaya atau gratis dengan syarat dan ketentuan berlaku.

"Kebijakan ini diambil antara lain untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter dan dokter spesialis di berbagai daerah, khususnya di Jawa Barat," ujar Tri Hanggono saat jumpa pers di Kampus Unpad, Bandung pada Senin (25/1/2016).

Tri Hanggono mengungkapkan di daerah kabupaten kota di Jawa Barat, tenaga dokter diperlukan dan pemerintah daerah berkomitmen untuk menyiapkan biaya pendidikan melalui program afirmasi.

Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi ketersediaan tenaga dokter dan dokter spesialis di Jawa Barat tidak merata. Kebanyakan tenaga dokter dan dokter spesialis masih terpusat di kota besar. Menyadari hal tersebut, Unpad berkomitmen membantu mendistribusikan tenaga dokter dan dokter spesialis ke seluruh wilayah di Jawa Barat.

Meskipun gratis, ada syarat yang ditetapkan Unpad kepada mahasiswa Pendidikan Dokter dan Dokter Spesialis, yaitu ada perjanjian antara calon mahasiswa dengan Unpad.

Adapun isi perjanjian kurang lebih menyatakan, ketika lulus nanti para dokter yang kuliah gratis ini wajib mengabdi di wilayah atau instansi yang ditentukan.

“Unpad ingin membangun sikap kesiapan mengabdi sungguh-sungguh kepada masyarakatnya bagi para lulusannya. Jika tidak bersedia memenuhi perjanjian itu, jangan pilih kuliah di Kedokteran Unpad. Ada banyak perguruan tinggi lain yang juga menyediakan pendidikan kedokteran,” ujarnya.

Untuk tahun akademik 2016/2017 ini, FK Unpad akan menerima 250 calon mahasiswa dengan rincian 125 dari jalur SNMPTN dan 125 dari jalur SBMPTN.

Seluruh mahasiswa yang diterima melalui dua jalur seleksi tersebut akan digratiskan biaya kuliahnya melalui beasiswa yang dikeluarkan pemerintah daerah dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat maupun beasiswa dari berbagai pihak, termasuk instansi swasta.

"Jadi ini adalah kerja sama yang saling menguntungkan. Harapannya jika prototype ini bisa dijalankan akan berkembang ke yang lain seperti dokter gigi atau bidan dan lainnya sesuai kebutuhan," ujarnya.

Adapun saat ini biaya pendidikan atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) di FK Unpad sebesar Rp13 juta per semester.

Dalam jumpa pers tersebut, hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Arry Bainus, Direktur Pendidikan Unpad Budi Setiabudiawan, Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Yoni Fuadah Syukriani, serta Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad Soni A. Nulhaqim.

Dekan FK Unpad Yoni Fuadah Syukriani menilai program penggratisan biaya pendidikan di FK Unpad ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang benar-benar mencintai masyarakat.

"Kami ingi menghasilkan lulusan yang mencintai masyarakatnya. Akan tetapi harus memikirkan, lulusan adalah individu yang potensial dan strategis untuk membangun masyarakat sehingga harus ada jalan agar karis dan pekerjaannya juga membangun masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan FK Unpad akan senantiasa mempertahanankan dan mengembangkan karakter dari lulusannya.

"Jadi tidak hanya kompeten secara klinik tapi juga secara mental yaitu gigih dan terutama mencintai masyarakatnya," ujarnya.

Ia menambahkan di sisi lain, pihaknya juga harus membantu mewujudkan komitmen daerah yang mau membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik.

"Sehingga tidak ada lagi, Jabar yang dekat dengan ibu kota tapi tidak ada dokter atau tenaga kesehatannya," ujarnya. (K5)

Apps Bisnis.com available on: