Jawa Barat - Bisnis.com
Selasa, 12 Desember 2017

Tanggulangi Risiko Bencana, Kab.Bandung Siagakan 1.600 Relawan

Hedi Ardia Sabtu, 05/12/2015 12:28 WIB
Tanggulangi Risiko Bencana, Kab.Bandung Siagakan 1.600 Relawan
BPBD dalam penanggulangan bencana
jibiphoto

Bisnis.com, SOREANG - Guna menghadapi terjadinya bencana alam di Kab Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDD) setempat mengaku telah menyiapkan sedikitnya 1.600 relawan. Mereka yang jadi relawan itu dipastikan telah mendapatkan pembekalan mengenai penanggulangan risiko bencana.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Sofian Nataprawira mengatakan pada waktunya relawan tersebut akan disebar ke sejumlah wilayah yang rawan terjadinya bencana.

Antisipasi terhadap bencana alam ini sesuai dengan Undang-undang No 24 Tahun 2007 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan BPBD Provinsi Jawa Barat.

"Berbagai kemungkinan itu harus diantisipasi baik itu longsor maupun banjir. Sehingga, saat ini BPBD Kabupaten Bandung, giat melakukan pelatihan dan pembinaan terhadap para relawan kebencanaan. Terlebih di Kabupaten Bandung rawan bencana alam, banjir dan longsor," kata Sofian, kepada wartawan, Sabtu (5/15/15).

Mereka yang menjadi relawan itu adalah warga sekitar yang harus mendapatkan pendidikan dan pelatihan mengenai pengurangan resiko dan pananganan bencana. Dengan begitu, ketika terjadi bencana, relawan di kecamatan itu langsung turun ke masyarakat dengan cepat.

Selain itu, para relawan didorong untuk menularkan ilmu pengetahuan kebencanaanya kepada masyarakat. Agar saat terjadi bencana, masyarakat lebih mudah untuk dimobilisasi. Sehingga, bisa meminimalisir korban jiwa maupun harta benda.

Mereka yang jadi relawan tidak hanya warga setempat, tapi juga dari setiap Organisasi Pemerintah Daerah(OPD) di Pemerintah Kabupaten Bandung. Mereka akan berasma-sama relawan masyarakat, menjadi inti penggerak penanggulangan bencana.

"Mereka yang jadi relawan dibekali dengan survival, pencarian korban, penanganan korban bencana banjir dan longsor. Serta pengetahuan soal pengurangan risiko bencana. Mereka didik oleh para ahli dari Basarnas, BPBD Provinsi Jabar dan juga BPBD Kabupaten Bandung," katanya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Tata Irawan Sobandi mengatakan pihaknya baru saja menggelar pelatihan Diklatsar diberikan kepada 40 orang peserta didik yang merupakan relawan baru kebencanaan.

Mereka berasal dari OPD di Pemkab Bandung, kecamatan dan masyarakat. Mereka digembleng selama empat hari dengan bebagai materi kebencanaan serta praktek lapangan.

"Jadi tahun ini totalnya ada 80 orang relawan yang telah mengikuti Diklatsar ini. Tapi kalau jumlah relawan yang telah mengikuti pendidikan serupa dan pendidikan lainnya di Kabupaten Bandung berjumlah kurang lebih ada 1.600 orang. Tersebar disemua kecamatan," katanya.

Apps Bisnis.com available on: