Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 22 Maret 2019

Perhumas Bandung Siap Bersinergi

Yanto Rachmat Iskandar Kamis, 20/08/2015 14:30 WIB
Perhumas Bandung Siap Bersinergi

Bisnis.com, BANDUNG— Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) BPC Bandung kepengurusan baru akan mengadakan PR Engagement yang direncananakan dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2015 di Hotel Panghegar, Bandung.

Nurlaela Arief, Ketua Perhumas BPC Bandung, mengatakan seminar tersebut akan mensinergikan sekaligus berbagi pengetahuan praktik public relations pada sektor BUMN, swasta, pemerintah daerah, akademisi, dan media massa.

Sinergi pentahelix atau lima kekuatan tersebut, sambung dia, relatif pertamakali diselenggarakan di Jawa Barat sebagai bentuk sinergi antar elemen menjawab tantangan zaman.

“Pentahelix semakin penting saat ini, karena sinergi, aliansi, dan perluasan jejaring adalah solusi utama menghadapi tantangan riil di masyarakat Indonesia umumnya dan Jabar khususnya,” katanya di Bandung, Rabu (13/8).

Menurut dia, sinergi lima sektor tersebut, terutama dalam bidang public relations, juga ditandai adanya deklarasi dan komitmen di antara para pemangku kepentingan. Dari Perhumas sendiri (dan atau BUMN) diwakili Ketua BPC Bandung Nurlaela Arief. 

Kemudian, unsur pemerintah daerah diwakili Ruddy Gandakusumah (KaBiro Humas Protokol Umum Pemprov Jabar), swasta (Dian Siswarini, CEO PT XL Axiata-dalam konfirmasi), media massa (Petty S. Fatimah, Pemred Majalah Femina), dan akademisi (Hadi Purnama, Ketua Aspikom/Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi  Jawa Barat).

Dian Siswarini akan membawakan materi bertajuk “Hi speed network for digital PR using 4G LTE”, selanjutnya Petty S. Fatimah (Media engagement for Indonesia’s new chalenging community), Ruddy Gandakusumah (Quadraple Succes for PON Jabar 2016), dan Hadi Purnama (Academic Review on PR function today).

Selain kegiatan berbentuk deklarasi dan diskusi tadi, kegiatan ini juga ditandai perilisan laman Perhumas Bandung (www.perhumasbandung.or.id) sebagai penanda eksistensi kepengurusan baru di bawah  Nurlaela Arief.

Sementara itu, anggota Perhumas Bandung Restina Setiawan menilai penting wadah organisasi humas.

Menurutnya, wadah ini akan mampu mendongkrak relasi,menambah wawasan di bidang kehumasan, serta sharing informasi dengan teman-teman seprofesi.

Restina menambahkan di era seperti sekarang ini fungsi humas sangat beragam dan sudah sangat mengglobal.

Beberapa fungsi humas, menurutnya, antara lain menumbuhkan dan mengembangkan hubungan baik antara lembaga/organisasi engan publiknya, baik publik intern maupun eksternal dalam rangka menanamkan pengertian.

Selain itu, menilai dan menentukan pendapat umum yang berkaitan dengan organisasinya. Memberi saran kepada pemimpin tentang cara-cara mengendalikan pendapat umum sebagaimana mestinya.

Menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik dalam rangka menciptakan iklim pendapat publik yang menguntungkan organisasi/lembaga.

Serta, menggunakan komunikasi untuk mempengaruhi pendapt umum.

Tantangan jaman sekarang, katanya, seorang humas dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif. Restina yang menjabat Humas Hotel Grand Royal Panghegar ini, misalnya bagaimana dia mampu membuat promo yang berbeda dengan yang lain.

“Jadi setiap harinya ditantang untuk terus kreatif dan inovatif dalam segala hal."