Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 28 Mei 2018

Dampak Kekeringan, Harga Beras Di Indramayu Merangkak Naik

Maman Abdurahman Kamis, 13/08/2015 08:03 WIB
Dampak Kekeringan, Harga Beras di Indramayu Merangkak Naik
(antara)

Bisnis.com, INDRAMAYU—Harga beras di Kabupaten Indramayu Jawa Barat mulai merangkak naik karena dipicu oleh banyaknya lahan sawah yang mengalami gagal panen (puso) akibat kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

Hingga Kamis (13/8/2015) harga beras kualitas medium naik sekitar Rp400/kg dari Rp8.000/kg menjadi Rp8.400/kg, sedangkan untuk beras kualitas premium juga mengalami kenaikan yang sama dari Rp9.600/kg menjadi Rp10.000/kg.

Kenaikan terbesar untuk beras di Pasar Baru Indramayu terjadi pada beras jenis pandan wangi yang tadinya Rp12.500/kg kini menjadi Rp13.500/kg karena mengalami kenaikan secara perlahan sejak minggu lalu.

Wahyudi pemilik kios beras Alaydroes mengatakan kenaikan harga beras dipicu oleh kenaikan harga gabah karena produksi menurun sehingga para pedagang mulai kesulitan mencari pasokan. “Harga gabah dari luar Indramayu berada di kisaran Rp5.000-Rp5.5000/kg, harga sebesar itu sudah termasuk mahal,” ujarnya.

Wahyudi mengungkapkan kenaikan harga beras diperkirakan bakal terus berlanjut seiring bertambahnya jumlah areal sawah yang terkena kekeringan dan mengalami puso. “Kalau produksi padi menurun otomatis bakal berdampak terhadap harga beras di pasaran,” ujarnya. (k3)

Apps Bisnis.com available on: