Jawa Barat - Bisnis.com
Senin, 20 November 2017

PD BPR PEMDA: Pemkot & Pemkab Di Jabar Gencar Suntikkan Modal

Abdalah Gifar Minggu, 31/05/2015 19:03 WIB
PD BPR PEMDA: Pemkot & Pemkab di Jabar Gencar Suntikkan Modal

Bisnis.com, BANDUNG—Sejumlah pemerintah daerah mulai gencar menyutikkan modal guna meningkatkan kinerja BPR yang dimilikinya. Hal itu dinilai lebih efektif dilakukan saat ini dalam penguatan PD BPR dibanding jika harus merger.

Beberapa pemerintah kabupaten/kota yang sudah menambah modal perusahaan daerah (PD) bank perkreditan rakyat (BPR) yang di bawah naungannya, yaitu Kota Bandung dan Kabupaten Indramayu.

Pemkot Bandung menggelontorkan dana sekitar Rp30 miliar kepada PD BPR Kota Bandung pada awal tahun ini untuk program Kredit Melati (Melawan Rentenir) bagi pelaku usaha mikro, kecil menengah (UMKM) di Kota Bandung.

Sementara itu, Pemkab Indramayu bakal menganggarkan dana sebesar Rp5 miliar pada APBD-P 2015 untuk penyertaan modal PD BPR Kab.Indramayu, di mana angka tersebut baru 20% dari total kewajiban penyertaan modal sesuai dalam Peraturan Daerah, yaitu sebesar Rp50 miliar.

Riza Aulia Ibrahim, Direktur Pengawasan Bank Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 2 Jawa Barat, mengatakan penyertaan modal bagi PD BPR itu tidak terlepas dari program kerja pemerintah kabupaten/kota bersangkutan.

“Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menguatkan PD BPR yang dimiliki pemerintah daerah, dan itu memang tidak harus melalui merger. Merger yang menjadi satu itu butuh waktu yang tak singkat,” katanya kepada Bisnis, Minggu (31/5).

Sebelumnya, DPRD Jawa Barat meminta segera direalisasikannya penggabungan atau merger bank perkreditan rakyat milik pemerintah daerah yang ada di Jawa Barat menjadi tunggal agar mampu meningkatkan kinerja PD BPR.

Riza melanjutkan banyak PD BPR di kabupaten/kota sudah berkinerja cukup bagus dan sejalan dengan program kerja pemdanya. Adapun untuk melakukan merger BPR menjadi tunggal di Jabar, menurutnya, tantangan akan banyak.

“Dengan merger itu akan mengubah strateginya , sehingga itu perlu dikaji lagi. Mengacu pada merger BPR di Jatim, itu cukup lama prosesnya, dari 1999-2000, baru terealiasi 2012. Di Jabar mungkin bisa untuk skala kecil,” tuturnya.

Apps Bisnis.com available on: