Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 14 Desember 2017

Menyibak Mitos Gunung Everest Yang Jarang Diketahui Umum

JIBI Sabtu, 21/03/2015 17:01 WIB
Menyibak Mitos Gunung Everest yang Jarang Diketahui Umum
ilustrasi (reuters)

Bisnis.com, JAKARTA--Gunung Everest merupakan gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian mencapai 8.848 meter DPL.

Sudah  60 tahun Sir Edmund Hillary dan Tenjing Norgey mencetak sejarah menjadi pendaki gunung pertama di puncak Gunung Everest. Sejak itu, hampir setiap  musim pendaki gunung menaklukkan puncak yang menjadi impian pendaki.

 Beberapa di antara mereka berhasil mencatatakan namanya dalam sejarah, karena sukses mencapai puncak Everest, namun ada juga yang gagal.  

Kawasan Himalaya adalah sebuah daerah yang luas untuk dijelajahi. Terlebih lagi, Gunung Everest selalu menimbulkan kejutan pada pikiran Anda. Dari banyak buku dan situs web, Anda tahu banyak fakta-fakta Gunung Everest. Beberapa dari informasi itu adalah benar; ada pula yang merupakan mitos dan legenda.

Beberapa fakta yang diketahui dari Everest meliputi tinggi, situasi, dan sejarah dari  orang-orang yang mendaki di atasnya. Tapi ada banyak fakta-fakta yang tidak diketahui tentang Gunung Everest yang Mungkin menarik minat Anda banyak.

Berikut ini adalah sejumlah fakta yang tidak diketahui tentang Gunung Everest:

Bukan Gunung Tertinggi

Hal ini boleh jadi salah satu fakta lucu tentang Gunung Everest yang Anda mungkin tidak tahu sebelumnya. Ya, puncak tertinggi diukur dari permukaan laut. Tapi, ketinggian itu juga ditambah dengan posisi itu pada ketinggian yang lebih tinggi.

Gunung Terkotor

Fakta merendahkan dan memalukan namun benar tentang Gunung Everest. Setiap musim pencakian, dan membuat sejarah, banyak orang yang mencoba mencapai puncak Everest. Ini membuat banyak sisa makanan, botol, plastik mencemari gunung, serta lingkungan.

Macet
 Mengejutkan, kan? Tapi, macet di sini adalah kemacetan lalu lintas manusia. Meskipun dibutuhkan biaya besar untuk mendaki Everest, tetapi tetap saja banyak orang yang ingin mendaki puncak Everest.  Akibatnya, kemacetan lalu lintas manusia membuat fakta ini  tidak diketahui tentang Gunung Everest.

Beberapa Nama
Jika seseorang memberitahu Anda bahwa  "Chomolungma" adalah puncak tertinggi atau 'Sagarmatha' adalah mahkota Himalaya, dan tidak pernah protes. Yang pertama adalah nama dari orang Tibet yang berarti "Ibu Dewi Pegunungan", sementara nama kedua berarti "Dahi di Langit" dalam bahasa Nepal.

Ketinggian Naik

Ketinggian puncak Everest ternyata bertambah setiap tahun. Ini adalah fakta mengejutkan. Sebuah penelitian rinci menakjubkan menyebut bahwa ketinggian Everest bertambah  4 milimeter setiap tahun. Sebagai lempeng  bergerak, ketinggian gunung ini terus tumbuh.

Soal Ketinggian

Ketinggian terukur 8.848 meter menjadi perdebatan. Sebenarnya, China  mengukur gunung hanya  ke puncak batu. Meski demikian, sejauh ini ketinggian itu masih diterima.

Sejarah

Batu kapur dan batu pasir yang ditemukan di puncak gunung  adalah bagian dari batuan sedimen yang terletak di bawah permukaan laut hampir 450 juta tahun lalu. Lebih dari, fosil laut hewan adalah bukti kehidupan di kawasan Everest di masa lalu.

Populer  di  Kalangan Pendaki
Jelas itu bukan fakta yang tidak diketahui. Jadi apa yang menarik di dalamnya? Apakah Anda tahu apa tingkat popularitasnya? Statistik mengatakan, lebih dari 4.000 orang telah mencoba untuk mencapai puncaknya.

Dua Pria di Puncak
Banyak orang mencapai puncak, namun ada dua orang yang telah berulangkali mencapai puncak Everest. Mereka adalah Apa Sherpa dan Phurba Tashi. Keduanya telah 21 kali mencapai puncak. Bagaimana menurut Anda?

Rumah  Laba-laba
Puncak Everest merupakan rumah hewan laba-laba, karena laba-laba hitam berhasil tinggal di puncak dibanding serangga lain yang tak bertahan bila ditiup angin kencang. Laba-laba hitam ini hidup di celah-celah gunung.

Apps Bisnis.com available on: