Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 27 Mei 2018

Penyiaran Banyak Bertentangan, Kemkominfo Akan Revisi UU

Ria Indhryani Jum'at, 13/03/2015 13:50 WIB
Penyiaran Banyak Bertentangan, Kemkominfo Akan Revisi UU
Menkominfo Rudiantara
antara

Bisnis.com, BANDUNG--Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan masalah penyiaran dan pertelevisian di Indonesia menjadi salah satu agenda prioritas dari Kemenkominfo yang harus diselesaikan mulai pada tahun ini.

Dia mengatakan masalah pertelevisian dan penyiaran menjadi satu isu yang banyak bertentangan dan stagnan pada satu titik tanpa penyelesaian, sehingga revisi UU menjadi suatu hal yang penting.

"Masalah pertelevisian ini banyak yang bertentangan juga. Bertentangan suatu hal yang biasa, tetapi tidak duduk. Oleh karena itu kita sudah sepakat dengan DPR, akan merevisi UU Penyiaran dan ini masuk agenda priorotas tahun ini," katanya kepada Bisnis.

Rudiantara memberi contoh, beberapa hari kebelakang PTUN Jakarta telah mengugurkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 22 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan TV Digital. Hal tersebut sesuai keinginan penggugat Asosiasi Jaringan Televisi Indonesia (AJTI) terhadap Kemkominfo.

Sementara itu menurutnya, ketika izin sudah diberikan sejak awal maka yang menjadi pertanyaan saat ini adalah bagaimana proses bisnis multiplexing yang sudah diinvestasikan.

"Jadi tidak bisa, main gampang dnegan banding atau tidak banding. Makanya akan kita bahas ini semua, bahkan ada yang mengusulkan digitalisasi ini masuk UU, begitu juga dengan pengoperasian multiplexing, kewenangan, serta perizinan."

Apps Bisnis.com available on: