Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Kenaikan Harga Beras Diduga Ada Campur Tangan Mafia

Hedi Ardia Rabu, 11/03/2015 15:57 WIB
Kenaikan Harga Beras Diduga Ada Campur Tangan Mafia
Ilustrasi
Antara

Bisnis.com, CIMAHI - Ketua DPD RI Irman Gusman menyatakan salah satu penyebab meroketnya harga beras di pasaran akhir-akhir ini akibat ulah mafia beras yang mengambil keuntungan disaat panen raya belum tiba.

Hal itu disampaikan Irman saat meninjau persediaan beras di Gudang sub Bulog Divre Jabar, Cimindi, Kota Cimahi, Rabu (11/3/2015).

"Mafia beras itu sekelompok orang yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan. Hal ini biasa terjadi. Mereka mengintip kelengahan pemerintah," katanya.

Lebih lanjut pria asal Sumatera Barat ini menyarankan agar kenaikan harga beras secara tidak wajar tidak terulang kembali dirinya meminta agar pemerintah tidak terlambat dalam melakukan langkah antisipatif.

Tak hanya itu, alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini menyarakan agar pemerintah mengembalikan peran Bulog sebagai Buffer stock pangan nasional.

"Saya akan bertemu presiden untuk membicarakan hal ini. Bulog jangan dijadikan sebagai institusi untuk mencari keuntungan," ujarnya.

Menurut dia, Bulog boleh mengadopsi manajemen perusahaan, tapi dalam praktiknya lembaga ini jangan diorientasikan untuk mencari keuntungan.

Apps Bisnis.com available on: