Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 14 Desember 2017

Peneliti AS Sebut Korut Akan Restart Reaktor Bom Nuklir

Afif Permana Kamis, 29/01/2015 18:57 WIB
Peneliti AS Sebut Korut Akan Restart Reaktor Bom Nuklir
Kim Jong-un
Reuters

Bisnis.com, AS--Sebuah lembaga penelitian Amerika Serikat mengatakan bahwa Korea Utara sepertinya akan mencoba mengaktifkan kembali reaktor bahan bakar bom nuklir utamanya yang telah dimatikan selama lima bulan.

Jika hal tersebut benar, ini akan menjadi ancaman baru bagi AS dan Korea Selatan seiring meningkatnya permusuhan, terutama dorongan PBB untuk menghukum pelanggaran HAM di Korut.

Para peneliti memperkirakan, ativitas reaktor 5 megawatt Yongbyon tersebut sampai saat ini diawasi ketat karena Korea Utara memiliki beberapa bom nuklir mentah sebagai upaya pembangunan gudang rudal yang dikhawatirkan menghantam daratan AS.

Yongbyon terakhir kali digunakan untuk ledakan uji coba nuklir pada tahun 2013 setelah ditutup dalam perjanjian pelucutan senjata pada tahun 2007. Setelah uji coba tersebut, reaktor Yongbyon dinonaktifkan pada Agustus 2014.

Meski demikian, Institut AS-Korea di Johns Hopkins School of Advance International Studies mengatakan bahwa pengamatan hanya dalam dua minggu masih terlalu cepat untuk menarik keseimpulan tentang apa yang terjadi sebenarnya.

Website lembaga tersebut memprediksi bahwa Yongbyon dapat menghasilkan sekitar sau bom plutonium per tahun. (k4)

 

Apps Bisnis.com available on: