Jawa Barat - Bisnis.com
Kamis, 14 Desember 2017

Karena Dana Haji, Permata Syariah Yakin

Abdalah Gifar Rabu, 17/12/2014 19:03 WIB
Karena Dana Haji, Permata Syariah Yakin
(jibiphoto)

Bisnis.com, BANDUNG—Langkah tiarap yang diambil sejumlah perbankan akibat semakin ketatnya likuiditas pada tahun ini dan diprediksi sampai tahun depan, tidak menyurutkan optimisme unit usaha syariah Bank Permata untuk tumbuh lebih kencang.

Direktur Unit Usaha Syariah Bank Permata Achmad Kusna Permana mengatakan pihaknya percaya diri dapat mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank induknya.

“Karena kami memiliki potensi dana murah yang lebih banyak dibandingkan dengan bank induk. Sehingga secara growth, akan lebih tinggi,” katanya kepada Bisnis saat ditemui selepas peresmian program Financial Literacy Through Sport (FITS) Training of Trainer di Bandung, Rabu (17/12/2014).

Dia mengakui faktor dana haji yang terhimpun mencapai sekitar Rp500 miliar pada tahun ini menjadi salah satu keunggulan UUS Bank Permata selepas terbitnya ketentuan pengelolaan dana haji harus berada di bank syariah.

“Tahun depan akan kami genjot lagi. Selain itu, KPRdan SME akan kami genjot juga. Kami mencari yang lebih aman karena NPL kami masih sangat bagus pada level 1,4%,” tuturnya.

Di tengah persaingan untuk mendapatkan pendanaan dan penurunan permintaan atas pinjaman, Bank Permata secara konsolidatif menjaga likuiditas dengan mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 20% year on year (yoy) menjadi Rp147 triliun.

“Tahun depan itu permainannya di likuiditas. Tahun ini sudah mulai ketat, jadi kami akan fokus soal itu. Karena bisnis ekspansi untuk pembiayaan juga kan kira-kira untuk industri hanya 12%-15%, menurut harapan OJK,” ujarnya.

Apps Bisnis.com available on: