Jawa Barat - Bisnis.com
Sabtu, 26 Mei 2018

Penyusutan RTH Di Bandung Barat Harus Diwaspadai

Hedi Ardia Minggu, 12/10/2014 15:20 WIB
Penyusutan RTH di Bandung Barat Harus Diwaspadai
(jibiphoto)

Bisnis.com, NGAMPRAH - Potensi penyusutan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kab Bandung Barat kian terbuka lebar dengan maraknya pembangunan hunian dan industri di sejumlah wilayah.

Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan luas wilayah yang mencapai 1.305,77 km² dimana 30% diantaranya digunakan sebagai RTH yang kini berpotensi rawan terjadi alih fungsi.

Kepala UPT Pertamanan dan Pemakaman Pemkab Bandung Barat, Lia Yulia mengatakan, pembangunan perumahan yang berdiri di atas lahan RTH akan mengakibatkan lahan hijau bagi publik semakin berkurang.

"Sesuai dengan Undang-undang Nomor 26/2007 tentang penataan Ruang Terbuka Hijau harus dialokasikan sebesar 30% dari luas wilayah. Makanya, luas lahan RTH ini akan terus kami jaga," katanya, kepada wartawan, Minggu (12/10/2014).

Meski tidak menyebut secara pasti luas areal RTH yang ada, dirinya memastikan dari 16 kecamatan dan 165 desa yang ada di Kab Bandung Barat seluruhnya memiliki RTH. Tapi, jumlahnya mengalami penyusutan.

Tak hanya tengah fokus menjaga RTH, pihaknya akan berupaya mendirikan taman kota yang belum dimiliki.

"Kami ingin ada taman kota di setiap kecamatan, tapi ini perlu didukung anggaran yang memadai," ujarnya.

Ditempat terpisah, Kasatpol PP KBB Rini Sartika menyatakan, pihaknya akan menertibkan bangunan-bangunan yang menyalahi aturan yang berdiri di lahan hijau tanpa memiliki izin.

"Kalau tidak memiliki izin tentu akan kami tertibkan," paparnya.

Apps Bisnis.com available on: