Sabtu, 22 November 2014
RSS Feed Foto Bisnis TV ePaper Indonesia Business Daily

PILEG 2014: 5 Kabupaten/Kota Di Jabar Tak Perlu Pemilu Ulang

Wisnu Wage - 11 April 2014, 09:53 WIB

Berita Terkait

jibiphoto
jibiphoto

Bisnis.com,BANDUNG—Buntut tertukarnya ribuan surat suara di sejumlah kabupaten/kota di Jabar pada Pemilu Legislatif 2014 kemarin, KPU Jabar memastikan akan digelar pemilihan ulang.

Anggota KPU Jabar Endun Abdul mengatakan ada 20 kabupaten/kota yang akan menggelar pemilu ulang pada Minggu, 13 April mendatang.

“Pencoblosan di 310 TPS di Jabar dipastikan diulang,” katanya di Bandung, Jumat (12/4/2014).

Endun mengatakan ada 20 kabupaten/kota di Jawa Barat yang sebagian TPS-nya diharuskan digelar pemilu ulang. Selain itu, ada satu daerah yang pemungutan suaranya dilanjutkan pada 13 April yaitu Kabupaten Bogor.

Menurutnya mereka yang berhak mengikuti pemilihan suara ulang adalah yang terdaftar di TPS setempat."Untuk daftar pemilih tetap (DPT) ada sekira 80 ribu orang yang akan mengikuti pemilihan suara ulang," katanya.

Sementara dari 26 kabupaten/kota di Jawa Barat, hanya lima daerah yang pemilunya lancar tanpa ada surat suara tertukar yaitu Kota Bogor, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

Editor : Ajijah

 

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!

Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik disini!

Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Komentar

Berikan Komentar Anda Komentar Facebook  |  Lihat Komentar
  • *) Email tidak akan dipublikasikan, hanya digunakan untuk menampilkan foto profil Gravatar Anda.
Komentar Facebook
DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi bandung.bisnis.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.