Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Ini Penjelasan Rinci Pemprov Jabar Soal Dana Bansos & Hibah 2012/2013

Wisnu Selasa, 28/01/2014 16:50 WIB

Bisnis-jabar.com, BANDUNG--Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjawab kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukan dana hibah jelang Pilgub Jabar 2013 memiliki nilai tertinggi dibandingkan dengan wilayah lainnya.

Asda IV Bidang Administrasi Setda Jabar Iwa Karniwa membenarkan pada 2012 hingga 2013 dana hibah Pemprov Jabar nilainya mencapai Rp10,1 triliun. Tetapi dari nilai itu, menurutnya khusus untuk 2012, sebanyak Rp4,18 triliun ada untuk BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dari pusat.

"Sehingga sejak 2012 BOS dilaksanakan Pemerintah Provinsi karena pemkab/pemkot kurang maksimal pelaksanaannya," katanya  di Gedung Sate Bandung, Selasa (28/1/2014).

Iwa merinci peruntukan dana hibah 2012 dan 2013 ; BOS Pusat sebesar Rp 4,1 triliun dan Rp 4,1 triliun, Ruang Kelas Baru Sekolah Swasta Rp 154 miliar dan Rp 85 miliar, BOS Provinsi 2013 Rp 329 miliar, Pembangunan Pondok Santri 2013 Rp 100 miliar, Revitalisasi Posyandu Rp 9,5 miliar dan Rp 60,9 miliar, Rutilahu 2013 Rp 75 miliar.

Sementara untuk KONI Rp 90 miliar dan Rp 80 miliar, BKKBN Rp 10,6 miliar dan Rp 17 miliar dan terakhir untuk organisasi kemasyarakatan Rp 402miliar dan Rp 442 miliar.

Menurutnya besaran dana hibah ini tidak serta merta asal diputuskan oleh Pemprov Jabar namun sebelumnya melalui persetujuan DPRD Jabar. Sementara untuk pencairan juga bukan semata pihaknya asal memberi.

"Tapi ada syarat yakni proposal, rekening instansi, adanya fakta Integritas, menandatangani perjanjian yang tertuang dalam naskah untuk penerimaa penerima, dan KTP," katanya.

Sebelumnya KPK seluruh Kepala Daerah termasuk Gubernur Jabar Ahmad Heryawan terkait penggunaan dana hibah dan bansos.

Surat tersebut dilayangkan lembaga antirasuah yang termaktub dalam nomor surat B-14/01-15/01/2014 pada 6 Januari 2013, ditandatangani langsung Ketua KPK Abraham Samad.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir KPK mencatat Pemprov Jabar mengucurkan dana hibah dan bansos yang tertinggi dari APBD. Apalagi jelang Pilgub Jabar tahun lalu dana hibah melonjak hingga puluhan kali lipat.

Pada 2013 dana Hibah Provinsi yang memiliki 45 juta jiwa ini mencapai 30,53% dari APBD dan Bansos sebesar 0,15%. Sedangkan 2012 ada diangka 30,7 % dan bansos 0,08 %. Padahal 2011 alokasi hibah dan bansos di Jabar hanya 2,72 % dan 3,40%. (ija)

Apps Bisnis.com available on: