Jawa Barat - Bisnis.com
Jum'at, 24 Mei 2019
header atas

Tarif Dokter Di Indonesia Bakal Berubah?

Jibi Senin, 09/01/2012 21:21 WIB
Tarif dokter di Indonesia bakal berubah?
(web)

Oleh Rahmayulis Saleh, Rochmad Fitriana

(web)JAKARTA: Ikatan Dokter Indonesia (IDI)mempunyai pekerjaan rumah tahun ini dalam menindaklanjuti pemberlakuan UU No.24/2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan SosialĀ  (BPJS) untuk program jaminan kesehatan.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prijo Sidipratomo menyatakan masalah yang perlu dipikirkan oleh organisasi ini di antaranya tentang standar pembayaran untuk dokter dan dokter spesialis.

Selain itu, lanjutnya, ada juga permasalahan mengenai besarnya premi, kapitasi yang rasional untuk diterapkan di Indonesia, sehingga dokter tidak dibayar underpaid.

"Kami berperan dalam menyukseskan pelaksanaan sistem jaminan sosial nasional di bidang kesehatan, terutama menyiapkan dokter dan dokter spesialis yang berkualitas dalam pelayanan kesehatan," ujarnya saat diskusi Pasca Pemberlakuan UU BPJS hari ini.

Menurut Prijo, pihaknya juga berperan dalam negosiasi tarif atau kapitasi yang akan diberikan oleh dokter umum maupun dokter spesialis dalam rangka pemberlakuan universal coverage.

Saat ini, fakta penghasilan dokter pemerintah di daerah terpencil yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dengan status PTT (pegawai tidak tetap) sekitar Rp1.752.500 per bulan.

Tunjangan untuk dokter di daerah terpencil sebesar Rp3.250.500 per bulan dan daerah yang sangat terpencil mencapai Rp5,8 juta, sehingga total penghasilan berkisar antara Rp5 juta sampai dengan Rp7,5 juta per bulan.(YRI)