Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Wow, Asyiknya Masakan Korea!

Jibi Selasa, 18/10/2011 16:00 WIB
Wow, asyiknya masakan Korea!
Kimci (web)

Kimci (web)Oleh Natalina Kasih Wasiyati

Demam Korea kembali mewabah di Indonesia, mulai dari film, grup band, artis, pakaian hingga aksesoris ala bintang Koreapun semakin diburu. Alih-alih ingin mengenal lebih jauh tentang artis idolanya, masyarakat Indonesia semakin banyak belajar tentang kebudayaan Negeri Ginseng tersebut.

Berbicara soal kebudayaan, memang sangatlah kompleks mulai dari kebiasaan hidup, cara berpakaian, hingga soal makanan. Hal ini merupakan peluang bagus bagi pebisnis untuk membuka usaha kuliner khususnya masakan korea.

Seperti yang dilakukan Susanto, pemilik restoran korea Wons Cuisine di jalan Suryo, Jakarta Selatan. Di awali dari hobi berwisata kuliner ditambah dengan pengalamannya dibesarkan dari keluarga pebisnis makanan, pria berdarah Palembang ini memulai usaha restorannya 3 bulan lalu.

“Peminatnya cukup banyak, rata-rata mereka adalah pelanggan yang balik lagi untuk mencicipi menu lainnya. Kebanyakan memang orang Indonesia yang ingin hang out  menikmati makanan Korea,” katanya kepada Bisnis, baru baru ini.

Susanto memang sengaja menghadirkan suasana sama persis dengan negeri asal makanan tersebut dengan cara penataan interior ruangan restoran yang dibuat ala rumah makan Korea. Ada ruang-ruang privat yang sengaja di setting layaknya ruang makan di rumah, sedangkan beberapa ruang lainnya dibuat semi privat dengan sofa-sofa dan meja memanjang ditambah penyekat tirai-tirai merah diantara fruniturenya.

“Memang di desain seperti ruang makan di Korea sana, kebiasaan orang sana itu makan tidak sekedar fungsional memasukkan makanan dalam tubuh, tetapi lebih kepada seremoni ajang ngumpul bersama keluarga, kerabat dan relasi sambil membicarakan berbagai hal, sehingga ruangan memang dihadirkan senyaman mungkin,” tuturnya.

Beberapa menu Korea andalan di tawarkan di restoran ini, seperti kimci, beef shabu, campong, cha jang myon, kalgooksoo, L A Kalbi, mandu, mandu jonggol, tak soo yook, topokki dan beberapa menu lainnya yang menggugah selera.

Dia menuturkan, makanan tercipta dari kebiasaan suatu daerah. Seperti kimci misalnya, terbuat dari sawi putih yang difermentasi. Menu tersebut awalnya merupakan cara pengawetan sayuran dengan cara fermentasi agar masyarakat Korea dapat tetap menikmati sayuran sepanjang tahun.

Luas daratan korea tidak terlalu besar, tanahnya sedikit ditambah dengan kondisi iklimnya yang terdiri dari empat musim sehingga waktu bertanam dan memanen sayuran sangat terbatas. “Untuk itulah orang sana menciptakan kimci  agar tetap bisa menikmati sayuran pada saat musim dingin, kimci ini wajib disajikan dalam menu-menu Korea sebagai makanan pembukanya,” jelasnya. (MSU)

Apps Bisnis.com available on: